GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa Halmahera Tengah Digelar di Brebes, 16 Adegan Diperagakan

Rekontruksi kasus pembunuhan seorang mahasiswa asal Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Sudirman Buton (23) di komplek gedung olahraga (GOR) Brebes
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 15 Mei 2025 - 14:02 WIB
Kedua tersangka paman dan keponakan di Brebes, tengah memperagakan rekontruksi kasus pembunuhan terhadap korbannya di komplek GOR Brebes.
Sumber :
  • tvOne- tri handoko

Brebes, tvOnenews.com - Rekontruksi kasus pembunuhan seorang mahasiswa asal Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Sudirman Buton (23) digelar Jajaran Satreskrim Polres Brebes, di komplek gedung olahraga (GOR) Brebes, Jawa Tengah, Kamis (15/5/2025) siang .

Rekontruksi digelar dengan menampilkan dua tersangka Sharul Gunawan (23), dan keponakannya Ahmad Saefudin (20),  warga Keboledan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekontruksi di lokasi kejadian di Taman Edukasi hingga komplek GOR Brebes mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata. Kedua tersangka memperagakan 16 adegan dari mulai menggelar pertemuan hingga korban ditabrak dengan sepeda motor. 

Dalam rekontruksi terungkap, usai menabrakan sepeda motor korban, salah satu tersangka yakni Sharul Gunawan langsung melakukan penusukan sebanyak dua kali dibagian perut korban hingga harus meregang nyawa di lokasi kejadian.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Brebes, Nugroho Tanjung mengatakan, bahwa pihaknya mengikuti satu persatu jalannya rekontruksi, bertujuan untuk melengkapi hasil penyelidikan dan melihat tindak pidana terjadi dari mulai awal hingga pembunuhan dilakukan.

"Rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan sebelum kasus ini nantinya dilimpahkan ke kami sebagai jaksa penuntut umum," kata Nugroho Tanjung, Kamis (15/5/2025) siang.

Dari adegan yang telah diperagakan, Nugroho Tanjung menambahkan ada 16 adegan yang diperagakan oleh para tersangka. Sementara kematian korban dari hasil rekonstruksi dan autopsi, disebabkan karena luka tusuk atau benda tajam di bagian perut korban.

"Nantinya setelah tahap 2 selesai dari penyidik Satreskrim Polres Brebes, kami selanjutnya akan menuntut kedua tersangka di Pengadilan Negeri Brebes, dengan ancaman hingga 20 tahun penjara," ungkap Nugroho Tanjung.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa korban Sudirman Buton (23) mahasiswa asal Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara,  tewas di komplek GOR Brebes, dengan bersimbah darah pada bagian perut usai ditusuk dengan pisau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang tersangka  Sahrul Gunawan mengakui, awalnya ia mengajak keponakannya Ahmad Saefudin, berniat menyelesaikan masalah perselingkuhan antara tunangan dengan korban, untuk melakukan pertemuan di komplek Taman Edukasi Brebes.

Namun, setelah sampai di lokasi pertemuan pelaku Syahrul Gunawan, mengaku emosi melihat tunangannya justru bermesraan dengan dipeluk mesra dengan pria lain (selingkuhannya), hingga akhirnya terjadi kasus pembunuhan menjelang lebaran yang lalu. (tho/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT