GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Goreng Curah Mahal, Produsen Kerupuk Terancam Merugi

Dampak tingginya harga minyak goreng curah juga dirasakan produsen kerupuk di Kudus. Mereka mengaku mengalami penurunan omset karena sepekan tidak produksi.
Jumat, 25 Maret 2022 - 14:23 WIB
Proses Penggorengan Kerupuk Milik Suyanto di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo, Kudus.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Dampak tingginya harga minyak goreng curah juga dirasakan para produsen kerupuk di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mereka mengaku mengalami penurunan omset karena selama sepekan terakhir tidak produksi.

Seperti yang dialami Suyanto, produsen kerupuk di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo, Kudus, yang terpaksa menghentikan produksinya lantaran seminggu terakhir ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng curah di pasaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Suyanto, sejak merintis usahanya pada tahun 2006 silam, baru tahun ini dirinya mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng. Padahal minyak goreng merupakan salah satu bahan pokok untuk industri rumahan miliknya agar bisa berproduksi dan mendapatkan keuntungan.

Bahkan akibat langka dan mahalnya minyak goreng curah di Kudus, dirinya tidak bisa menggoreng kerupuknya selama satu minggu belakangan. Kondisi tersebut membuat usahanya terancam merugi.

Suyanto mengaku, meski akhirnya bisa mendapat minyak goreng curah, namun harganya terbilang tinggi yakni Rp 19.000 per kilo dari sebelumnya hanya Rp 14.000 per kilo. Kondisi tersebut diperparah dengan sulitnya mendapatkan minyak goreng curah di pasaran.

“Sekarang mencari minyak goreng susah, kalaupun ada stok minyak goreng curah di pasar yang didapat belum bisa menutup kebutuhan produksi penggorengan kerupuk di sini. Karena pembeliannya hanya dibatasi 40 kilogram saja sedangkan kebutuhannya per hari mencapai 50 kilogram lebih per hari,” ujarnya. 

Sementara Sri Rahayu, pedagang kerupuk keliling mengatakan, langkanya minyak goreng curah di Kudus berdampak pula pada penjualannya yang semakin menurun. Hal ini diakibatkan lantaran minimnya produksi krupuk di tingkat produsen. Alhasil, ia pun libur berjualan selama seminggu lebih.

“Kalau yang bikin kerupuk tidak menggoreng, terpaksa berhenti berjualan kerupuk dulu. Sudah seminggu ini tidak berjualan karena tidak bisa ambil kerupuk di sini,” katanya.

Untuk menyiasati agar tetap bisa bertahan memproduksi kerupuk, Suyanto terpaksa menaikkan harga jual per bal kerupuk menjadi Rp 80.000 dari sebelumnya Rp 70.000 per bal. Hanya saja, meski harganya dinaikkan, ia mengaku belum bisa menutup keuntungan yang semestinya didapat seperti biasanya. (Galih Manunggal/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Brace ke gawang Persija Jakarta tak hanya memastikan kemenangan Persib Bandung, tetapi juga menjadi pembuktian Adam Alis atas keputusan besar dalam kariernya.
Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT