GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Cekcok Soal Keran Air, Pria di Wonosobo Tega Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas

Peristiwa tragis terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah. Seorang pria paruh baya tega menganiaya ayah kandungnya sendiri hingga tewas, hanya gara-gara persoalan sepele yakni keran air bocor.
Jumat, 23 Mei 2025 - 11:32 WIB
Paiman pelaku penganiaya yang mengakibatkan ayah kandungnya sendiri tewas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, tvOnenews.com – Peristiwa tragis terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah. Seorang pria paruh baya tega menganiaya ayah kandungnya sendiri hingga tewas, hanya gara-gara persoalan sepele yakni keran air bocor.

Pelaku berinisial Paiman (46) kini telah diamankan aparat kepolisian. Korban adalah ayah kandungnya sendiri, Tarsono (69), warga Kampung Jolontoro RT 02 RW 12, Kelurahan Sambek, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, menjelaskan bahwa peristiwa memilukan ini terjadi pada Selasa, 13 Mei 2025.

“Awalnya korban meminta anaknya untuk memperbaiki keran air di rumah yang bocor. Namun permintaan itu justru memicu pertengkaran hebat antara keduanya,” ujar AKP Arif saat konferensi pers, Kamis (22/5/2025).

Cekcok antara ayah dan anak tersebut berujung tragis. Paiman diduga tak mampu menahan emosi hingga akhirnya melakukan kekerasan fisik. Tarsono ditendang di bagian perut, kemudian dibanting dan kepalanya dibenturkan ke tembok.

“Tidak ada unsur perencanaan pembunuhan. Ini murni penganiayaan yang berujung pada kematian,” jelasnya.

Kejadian itu juga disaksikan oleh istri korban yang tak lain adalah ibu kandung pelaku. Esok harinya, Tarsono sempat mengeluh sakit di bagian perut dan menceritakan insiden itu kepada tetangganya.

Tetangga korban menyarankan agar segera diperiksakan ke rumah sakit dan melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT. Namun, sebelum sempat mendapatkan penanganan medis, Tarsono menghembuskan napas terakhir pada malam harinya, Rabu (14/5/2025).

Menurut polisi, penganiayaan yang dilakukan pelaku mengenai organ vital korban. Ditambah faktor usia dan kondisi kesehatan yang sudah menurun, kekerasan itu menjadi fatal.

Lebih lanjut, penyidik juga mengungkap adanya latar belakang dendam lama dari pelaku terhadap ayahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku mengaku sejak kecil kerap mendapat perlakuan kasar dari sang ayah. Rasa sakit hati itu menumpuk hingga akhirnya meledak dalam insiden kemarin,” kata AKP Arif.

Atas perbuatannya, Paiman kini dijerat dengan Pasal 44 ayat (3) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (rbo/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Padel Indonesia Tancap Gas: Sirnas 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Padel Indonesia Tancap Gas: Sirnas 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Perkumpulan Besar Padel Indonesia resmi membuka Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 seri pertama di Jakarta.
Gugatan Praperadilan Ditolak, Richard Lee Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya Pekan Depan

Gugatan Praperadilan Ditolak, Richard Lee Kembali Diperiksa Polda Metro Jaya Pekan Depan

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Richard Lee pada Kamis (19/2) terkait kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan.
Semarak HUT ke-18 tvOne Biro Surabaya Bersama Gubenur dan Warga di Masjid Al Akbar

Semarak HUT ke-18 tvOne Biro Surabaya Bersama Gubenur dan Warga di Masjid Al Akbar

Kabiro tvOne Surabaya Hentty Kartika mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah hadir dan memberikan apresiasi kepada tvOne.
‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

‎Persija Jakarta Dipastikan Away ke Markas Bali United Tanpa Mauricio Souza, Sosok Ini Resmi Jadi Pengganti

Persija Jakarta tanpa Mauricio Souza saat melawan Bali United akibat sanksi akumulasi kartu. Ricky Nelson dipercaya memimpin Macan Kemayoran di laga krusial itu
Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta disegel Bea Cukai. Terungkap dugaan barang tak bayar bea masuk dan praktik underinvoice impor.
Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Martin Suryana, tokoh masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa perayaan Imlek di lingkungan ini bukan lagi milik etnis tertentu, melainkan sudah menjadi pesta budaya milik seluruh warga.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT