News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Wanita di Pemalang Jadi Korban Penipuan Modus Jual Beli Arisan, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Puluhan wanita yang menjadi korban dugaan penipuan dengan modus jual beli arisan mendatangi Mapolres Pemalang,Jawa Tengah, pada Kamis (12/6/2025) sore.
Jumat, 13 Juni 2025 - 09:13 WIB
Puluhan wanita yang menjadi korban dugaan penipuan dengan modus jual beli arisan mendatangi SPKT Polres Pemalang,Jawa Tengah, Kamis (12/6/2025) sore.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Pemalang, tvOnenews.com - Puluhan wanita yang menjadi korban dugaan penipuan dengan modus jual beli arisan mendatangi Mapolres Pemalang,Jawa Tengah, pada Kamis (12/6/2025) sore.

Mereka mengaku menjadi korban arisan bodong oleh seorang wanita berinisial RA warga Kabupaten Pemalang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parahnya, arisan bodong dengan modus jual beli arisan yang dilakukan oleh terduga pelaku sudah berlangsung selama satu tahun lebih dan korban mencapai puluhan orang.

Salah satu korban Izah (22) mengaku geram terhadap terduga pelaku lantaran menghilang begitu saja tanpa kejelasan terkait arisan yang diikuti.

Izah menuturkan, awalnya pelaku menawarkan jual beli arisan dengan iming-iming keuntungan yang besar, Namun saat waktu pencairan arisan yang telah dijanjikan justru tidak ada kejelasan dari pelaku.

"Awalnya itu terduga pelaku RA itu menjual arisan dengan iming-iming keuntungan sekian lumayan gede juga keuntungannya, kita sudah banyak yang ikutan, Tapi saat punya saya jatahnya dapat tanggal 28 kita dijanji transfer tapi sampai saat ini ga ada kejelasan," ujar Izzah.

Sementara itu Kuasa Hukum para korban, Jimmy Muslimin mengatakan, telah melaporkan kasus dugaan penipuan jual beli arisan yang dilakukan RA ke Mapolres Pemalang.

Jimmy mengungkapkan sejauh ini ada total 11 korban yang ia dampingi, dengan kerugian mencapai kurang lebih 500 juta rupiah.

"Saya mendapatkan kuasa dari 11 korban yang diduga menjadi korban dari saudari RA, dari klien kami total kerugian mencapai Kurang lebih 500 juta rupiah, saat ini menurut keterangan klien kami terduga pelaku sudah meninggalkan rumah bersama suaminya," Kata Jimmy.

Menurut Jimmy, Pelaku melakukan berbagai cara untuk menggaet para korbannya salah satunya menggunakan aplikasi tiktok.

"Awal mulanya mereka kenal dari live tiktok selain itu juga dari info teman ke teman," Ujar Jimmy.

Pihaknya kini berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti laporannya dan dapat menegakkan hukum seadil-adilnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tuntutan dari klien kami itu uangnya bisa kembali, mereka merasa terkena tipu muslihat dengan iming-iming terduga pelaku," Terang Jimmy.

Jimmy menambahkan, jumlah korban lebih dari 11 orang dengan kerugian lebih dari 2 Milyar , namun pihaknya kini baru menerima kuasa dari 11 korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.
5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

Berikut lima weton yang diramalkan akan mengalami kisah asmara paling manis dan penuh keajaiban di tanggal 11 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT