News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 132.541 Peserta JKN di Wilayah BPJS Kesehatan Purwokerto Dinonaktifkan

Sebanyak 132.541 peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Purwokerto, Jawa Tengah dinonaktifkan.
Senin, 16 Juni 2025 - 18:06 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto Niken Sawitri (kiri) dalam kegiatan Media Gathering di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (16/6/2025) siang.
Sumber :
  • ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto, tvOnenews.com - Sebanyak 132.541 peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah kerja Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Purwokerto, Jawa Tengah dinonaktifkan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2025.

Penonaktifan kepesertaan program JKN tersebut berkaitan dengan migrasi sistem dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Elektronik (DTSEN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari jumlah tersebut, untuk Kabupaten Banyumas sebanyak 53.350 peserta, Cilacap sebanyak 47.047, dan Purbalingga sebanyak 32.144," kata Kepala BPJS Cabang Purwokerto Niken Sawitri di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (16/6/2025).

Niken menjelaskan, peserta program JKN yang dinonaktifkan berasal dari kelompok peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya masuk DTKS.

Lebih lanjut, dia mengatakan Menteri Sosial telah berkirim surat ke Dinas Sosial masing-masing kabupaten/kota terkait dengan solusi bagi peserta program JKN yang dinonaktifkan.

"Untuk peserta yang dinonaktifkan tetapi ternyata membutuhkan pelayanan, maka bisa direaktivasi. Jadi masih tetap dijamin bahwa peserta yang membutuhkan ini akan tetap membutuhkan layanan," katanya menjelaskan.

Oleh karena itu, kata dia, peserta yang dinonaktifkan bisa datang ke Dinas Sosial setempat untuk mengurus atau mereaktivasi kepesertaan JKN.

Selanjutnya, Dinas Sosial akan berkomunikasi dengan BPJS Kesehatan terkait dengan reaktivasi kepesertaan JKN tersebut.

Terkait dengan cakupan kepesertaan JKN di wilayah kerja BPJS Cabang Purwokerto, Niken mengatakan hingga saat ini tercatat sebanyak 4.886.900 jiwa yang terdaftar atau pernah terdaftar sebagai peserta JKN.

"Cakupannya mencapai 98,77 persen dari total penduduk di Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga yang sebanyak 4.985.944 jiwa berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri per semester kedua tahun 2024," katanya.

Salah seorang kader JKN asal Desa Lumbir, Kecamatan Lumbir, Banyumas, Evi Lismawati mengakui dengan adanya Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2025, banyak peserta PBI dinonaktifkan dari kepesertaan JKN.

Menurut dia, penonaktifan kepesertaan tersebut rata-rata baru diketahui peserta ketika hendak berobat di puskesmas.

"Mereka biasanya mengadu kepada kepala desa. Ada dua alternatif, bisa minta reaktivasi ke Dinas Sosial seperti yang tadi disampaikan oleh Ibu Kepala BPJS, atau meminta informasi ke saya terkait bagaimana mereaktivasi kepesertaan menjadi peserta BPU (Bukan Penerima Upah) atau mandiri," kata dia yang juga Kepala Urusan Perencanaan Desa Lumbir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena masa aktif kepesertaan JKN PBI setelah direaktivasi biasanya tidak lama, pihaknya berusaha mengedukasi peserta yang rutin menjalani pengobatan untuk mengalihkan kepesertaannya menjadi BPU atau mandiri.

"Setelah mendapatkan edukasi, banyak peserta yang dengan sukarela mendaftarkan kepesertaan JKN BPU, yang mandiri," katanya. (ant/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Pramono Ungkap 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Pramono Ungkap 270 Ribu Warga Jakarta Terdampak Usai PBI BPJS Dinonaktifkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 270.000 warga Jakarta terdampak penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Jorge Martin Siap Turun Gunung di Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026

Jorge Martin Siap Turun Gunung di Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin siap kembali unjuk gigi untuk mengikuti tes pramusim kedua MotoGP 2026 yang berlangsung di Thailand.
Mohan Hazian Meminta Maaf Buntut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual: Kesalahan Masa Lalu Murni Kekhilafan Saya

Mohan Hazian Meminta Maaf Buntut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual: Kesalahan Masa Lalu Murni Kekhilafan Saya

Owner brand streetwear lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian kembali muncul untuk klarifikasi. Ia resmi meminta maaf atas kegaduhan dugaan kasus pelecehan seksual.
APBN 2026 Melonjak, Industri Pertahanan Dalam Negeri Diuji Serius

APBN 2026 Melonjak, Industri Pertahanan Dalam Negeri Diuji Serius

Anggaran pertahanan APBN 2026 naik ke Rp337 triliun. Pakar menilai belanja alutsista jadi ujian komitmen pemerintah bangun industri pertahanan nasional.
Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung, Parkirkan Motor Lalu Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung, Parkirkan Motor Lalu Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Seorang pelajar asal Cimahi tewas usai terjun dari Flyover Pasupati Bandung. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekira pukul 09.30 WIB. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian menyampaikan klarifikasinya soal isu pelecehan seksual yang menyeret namanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT