GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelombang Tinggi di Laut Utara Jawa, Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Randusanga Indah Brebes

Gelombang tinggi yang terjadi di laut utara Jawa, membuat sebuah kapal tongkang terdampar di kawasan obyek wisata Pantai Randusanga Indah di Brebes Jawa Tengah.
Selasa, 1 Juli 2025 - 12:09 WIB
Kapal tongkang terdampar di kawasan obyek wisata Pantai Randusanga Indah di Brebes, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Gelombang tinggi yang terjadi di laut utara Jawa, membuat sebuah kapal tongkang terdampar di kawasan obyek wisata Pantai Randusanga Indah di Brebes Jawa Tengah. Gelombang tinggi juga menerjang puluhan warung rusak di kawasan wisata tersebut.

Terdamparnya kapal tongkang ini menjadi perhatian warga dan viral di media sosial, dikarenakan baru pertama kali sebuah kapal tongkang terdampar dan kandas ditepian kawasan obyek wisata Pantai Randusanga Indah Brebes, Senin (30/06/2025) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, kondisi kapal tongkang yang terdampar, hingga Selasa (01/07/2025) siang, masih menjadi tontonan warga setempat.

Berdasarkan pantauan langsung dan informasi yang dihimpun, peristiwa kapal tongkang kandas terjadi akibat gelombang tinggi di perairan utara Jawa.

Peristiwa langka kapal tongkang terdampar, membuat warganet dan masyarakat sekitar mendadak heboh karena belum pernah terjadi sebelumnya.

Ibnu (48), warga Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes mengatakan, ia yang sudah melihat kapal sejak Minggu (29/06/2025) siang. Posisinya, masih di tengah namun karena tersapu gelombang tinggi akhirnya semakin bergeser ke tepi pantai.

"Akibat gelombang tinggi yang terjadi, membuat kapal tongkang semakin menepi hingga kandas dan berjarak hanya sekitar tiga meter bahkan hampir menabrak warung," kata Ibnu kepada awak media, Selasa (01/07/2025) siang.

Meski belum diketahui pemiliknya, namun kapal tongkang yang menjadi tontonan warga bertuliskan Budi Utomo 5 Banjarmasin.

"Kalau panjangnya kapal tongkang, sekitar 67,3 meter dan lebar 18,29 meter. Sehingga, momen langka itu menjadi tontonan baru di Pantai Randusanga Indah," jelas Ibnu.

Sementara gelombang tinggi juga menerjang puluhan warung di Obyek Wisata Pantai Randusanga Indah Brebes. Puluhan warung yang hanya berjarak beberapa meter dari bibir pantai rusak dan tertimbun pasir laut.

Terjangan gelombang tinggi terjadi sejak sepekan terakhir mengikis daratan hingga mengancam kawasan obyek wisata di Kota Brebes itu. Puluhan warung ini pun terpaksa tutup dan para pemilik mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. 

Ropiah (55), pemilik warung di Pantai Randusanga Brebes mengatakan, terjangan gelombang besar mulai terjadi pada Senin sore sekitar pukul 14.00 WIB.

Kemudian pada malam hari gelombang makin tinggi dan merusak puluhan warung di pinggir pantai. Keesokan paginya, pemilik warung langsung beres-beres barang yang bisa diselamatkan. 

"Gelombang tinggi terjadi setiap tahun seperti ini. Penginnya pemerintah bisa membangunkan warung untuk menafkahi keluarga," kata Ropiah.

Hal sama dikatakan pemilik warung lainnya Ono (60). Menurutnya, ada puluhan warung dan rumah makan di pantai tersebut yang diterjang gelombang tinggi.

Selain gelombang tinggi, pasang air laut atau banjir rob juga terjadi setiap hari dan menerjang bibir pantai hingga masuk ke pemukiman warga. Gelombang tinggi yang terbesar terjadi pada Senin malam tadi. 

"Saat ini tidak ada yang jualan. Kemarin sore juga warung-warung cuma buka setengah hari. Sorenya, gelombang tambah gede dan merusak warung-warung. Sekarang tidak bisa jualan, karena otomatis pengunjung juga pada takut," kata Ono.

Selain terjangan gelombang tinggi, puluhan pedagang juga menghadapi banjir pasang air laut atau rob yang sudah terjadi dalam beberapa pekan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan dengan membuat tanggul pemecah gelombang, termasuk memberikan bantuan warung yang rusak. 

Sementara itu, pihak pengelola Pantai Randusanga Indah Nurkaedi mengakui, warung yang diterjang gelombang tinggi akibat jarak warung yang terlalu dekat dengan bibir pantai. Pihaknya berharap para pemilik warung untuk pindah tempat yang jaraknya aman dari terjangan ombak. 

"Warung di Pantai Randusanga Indah ini totalnya ada 57 warung. Warung yang aktif berjualan ada 50-an. Kemudian warung yang rusak akibat diterjang gelombang tinggi itu ada puluhan," kata Nurkaedi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengungkapkan, banjir rob terjadi setiap tahun mulai bulan Mei hingga Juli. Dia menyebut, sejak 30 Juni hingga tiga hari ke depan gelombang besar akan terus terjadi hingga menerjang puluhan warung dan merusak bibir pantai hingga abrasi. Karena sudah terjadi kerusakan warung setiap tahun, pemilik warung akan memperbaiki sendiri. 

"Harapannya, warung-warung ini direlokasi ke selatan lagi, jangan terlalu dekat dengan bibir pantai. Jarak antar warung juga jangan terlalu mepet," pungkasnya. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT