News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Ikan Mati Massa di Sungai Serayu, Ini Kata Dinas Lingkungan Hidup Banyumas

Fenomena ribuan ikan mati massal di Sungai Serayu Jumat (1/4/2022) lalu menghebohkan warga. Setelah dilakukan uji laboratorium, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas menyebut penyebabnya adalah kandungan lumpur tinggi di perairan sehingga menurunkan oksigen di dalam air.
Rabu, 6 April 2022 - 05:30 WIB
Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas
Sumber :
  • Sonik Jatmiko
Banyumas, Jawa Tengah - Fenomena ribuan ikan mati massal di Sungai Serayu Jumat (1/4/2022) lalu menghebohkan warga. Setelah dilakukan uji laboratorium, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas menyebut penyebabnya adalah kandungan lumpur tinggi di perairan sehingga menurunkan oksigen di dalam air.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi memang dari hasil uji lab, intinya itu bukan akibat pencemaran dari akibat air limbah, atupun dari perusaahan,” uja Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Junaidi, kepada wartawan, Selasa (5/4/2022).
 
Junaidi menampik dugaan kematian massal ikan disebabkan limbah beracun dari limbah industri. 
 
Pembukaan spillway waduk Mrican, yang melakukan flushing atau membuka kantong lumpurnya. Sehingga kondisi air di Sungai Serayu keruh dan berlumpur.
 
"Di Mrican ada pembukaan, sehingga air di Sungai Serayu keruh dan berlumpur, dan akhirnya oksigen dalam air rendah, sehingga ikan itu pada mabok dan mati,” jelasnya.
 
Namun, dari hasil uji laboratorium juga didapati jika air Sungai Serayu mengandung nitrat atau nitrogen yang berasal dari penggunaan pupuk pertanian.
 
"Kandungan nitrat atau nitrogen, karena selama ini didaerah Banjarnegara dan Wonosobo, dibendung jadi terhalang. Karena curah hujan disana tinggi, dan saat kantong lumpur dibuka, akhirnya terbawa bersamaan,” rincinya. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah fenomena ikan mati massal, pihak DLH Kabupaten Banyumas mengambil sampel air Sungai Serayu. Uji laboratorium dilakukan untuk mengetahui kandungan air yang menyebabkan ikan mati. (Sonik Jatmiko/ade)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Megawati Hangestri Cs di Liga Voli Korea, Langsung Lawan IBK Altos dan Red Sparks

Hyundai Hillstate Resmi Umumkan Jadwal Megawati Hangestri Cs di Liga Voli Korea, Langsung Lawan IBK Altos dan Red Sparks

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan rangkaian jadwal pertandingan mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan langsung menjalani laga seru termasuk melawan IBK Altos dan Red Sparks.
Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Selasa, 08.49 WIB turun Rp1.000 ke angka Rp2.627.000 dari semula 2.628.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) turut turun ke Rp2.462.000 per gram.
Segan Menagih Bikin Buntung! Ini Ramalan Keuangan Shio Kelinci Tanggal 23 September 2026

Segan Menagih Bikin Buntung! Ini Ramalan Keuangan Shio Kelinci Tanggal 23 September 2026

Karakter dasar shio Kelinci yang lembut, diplomatik, peka terhadap estetika, serta menyukai kedamaian akan menjadi kekuatan tersendiri dalam mengelola alur kas.
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Pungli Parkir Merajalela di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pelanggar Bisa Kena Sanksi Hukum

Pungli Parkir Merajalela di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pelanggar Bisa Kena Sanksi Hukum

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan dugaan praktik pungutan liar (pungli) maupun aksi premanisme tidak boleh dibiarkan. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Satu Anggota Polsek Kraton Terbukti Langgar SOP Dalam Kasus Dugaan Pungli Bolosego di Alun-alun Kidul Yogyakarta

Satu Anggota Polsek Kraton Terbukti Langgar SOP Dalam Kasus Dugaan Pungli Bolosego di Alun-alun Kidul Yogyakarta

Seorang anggota Polsek Kraton berpangkat Aipda menjalani penempatan khusus (patsus) setelah dinyatakan terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dugaan kasus pungutan liar (pungli) foodtruck Bolosego di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.

Trending

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Aktris Prilly Latuconsina mengajak masyarakat terus berani bersuara dan melawan maraknya tindakan kekerasan seksual maupun pelecehan seksual terhadap anak.
Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Selasa Turun Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,627 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Selasa, 08.49 WIB turun Rp1.000 ke angka Rp2.627.000 dari semula 2.628.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) turut turun ke Rp2.462.000 per gram.
Viral Video Sejoli Berseragam SMK di Cianjur Bermesraan di Gubuk, Ternyata Sudah Jadi Pasutri Sah

Viral Video Sejoli Berseragam SMK di Cianjur Bermesraan di Gubuk, Ternyata Sudah Jadi Pasutri Sah

Sejoli yang terekam video viral sedang bermesraan di sebuah gubuk menggunakan seragam sekolah SMK Negeri 1 Cidaun merupakan pasangan suami istri (pasutri) sah.
Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Muncul Kabar Pungutan Liar dan Peredaran Miras, Kawasan Kalijodo Jakarta Barat Diawasi Ketat

Muncul Kabar Pungutan Liar dan Peredaran Miras, Kawasan Kalijodo Jakarta Barat Diawasi Ketat

Beredar kabar adanya dugaan pungli dan peredaran miras di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat. Polisi turun langsung mengawasi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) itu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT