News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembunuhan Sadis Wanita Penghuni Rumah Kos di Kota Tegal Gegerkan Warga

Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaregen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (27/08/2025) petang.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:23 WIB
Polisi melakukan olah TKP kasus pembunuhan di rumah kos Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu (27/8/2025) malam.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Tegal, tvOnenews.com - Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaregen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (27/08/2025) petang.

Korban tewas diketahui bernama Sumiati alias Okta (25), warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Korban Sumiati tergeletak bersimbah darah di depan rumah kos yang ditempatinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari informasi yang didapat di lokasi kejadian, korban tewas akibat tusukan pisau, di bagian leher dan dada.

Diduga, sebelumnya korban berlari keluar kos, hendak meminta pertolongan warga. Namun tak terselamatkan akibat luka-lukanya cukup parah dan korban terkapar tergeletak di depan rumah kosnya.

Polisi yang mendapatkan laporan warga adanya kasus pembunuhan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tidak lama polisi berhasil meringkus seorang pria terduga pelaku berinisial TS, warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, di dalam rumah kos korban.

Dari dalam kamar kos korban, polisi juga mengamankan sebilah pisau dapur,.yang diduga dipakai TS untuk menghabisi nyawa korban dan kuat dugaan, pelaku menikam korban saat berada di dalam kamar.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP  Eko Setiabudi kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya juga telah mengamankan terduga pelaku yang berjenis kelamin laki-laki.

"Benar ada terjadi pembunuhan di Jalan Brantas, Mintaragen. Untuk pelaku sudah kami amankan. Jenazah korban masih berada di rumah sakit. Terkait motifnya kami masih melakukan penyidikan," kata Eko, Rabu (27/08/2025) malam.

Sementara menurut Eko, jenazah korban pembunuhan saat ini disemayamkan di RSUD Kardinah Kota Tegal, untuk dilakukan autopsi. Termasuk polisi masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan terduga pelaku dan saksi, untuk mendalami motif peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jenazah akan dilakukan autopsi oleh tim Dokkes Polda Jateng. Sementara untuk motif kami mendalami dan melakukan penyelidikan, termasuk memintai keterangan terduga pelaku maupun saksi," pungkasnya. (tho/buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT