News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga di Kudus Terbakar dalam Kamar setelah Cek Cok, Bayi 1,5 Bulan Meninggal

Warga Desa Klumpit, Kudus dikejutkan dengan terbakarnya satu keluarga di dalam kamar. Akibatnya, satu bayi yang masih berumur sekitar 1,5 bulan meninggal dunia.
Sabtu, 16 April 2022 - 13:56 WIB
Polisi Melakukan Olah TKP di Rumah dan Kamar Warga Klumpit yang Terbakar.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Warga Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah digegerkan dengan peristiwa satu keluarga terbakar di dalam kamar. Akibat kejadian tersebut, satu bayi yang masih berumur sekitar 1,5 bulan meninggal dunia.

Petugas Inafis dari Polres Kudus, bersama anggota Polsek Gebog masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu rumah warga di Desa Klumpit Sabtu (16/4/2022) siang, usai mendapat laporan telah terjadi peristiwa satu keluarga terbakar di dalam kamar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam kamar yang terbakar itu ada sang suami berinisial AS (30), lalu istrinya SL (20), dan bayi mereka MS yang masih berusia 1,5 bulan warga Desa Klumpit Gebog.

“Ya, kami mendapat laporan dari masyarakat ada orang terbakar, lalu kami bersama anggota mengecek ke TKP dan para korban sudah dibawa ke rumah sakit,”terang Kapolsek Gebog AKP Fatah, saat ditemui di lokasi.

Fatah mengatakan polisi masih mendalami kejadian naas tersebut, para korban sudah dibawa ke rumah sakit namun anaknya meninggal dunia.

“Korban dibawa ke RSI Kudus, Ibunya mengalami luka bakar sedangkan anaknya yang berumur 1,5 bulan meninggal dunia. Sementara yang diduga sebagai terlapor dalam hal ini ayahnya juga mengalami luka bakar dan masih dirawat di RSUD Kudus, masih ada hubungan suami istri tapi sudah lama pisah ranjang karena ada hubungan yang tidak harmonis,” imbuh Kapolsek.

Sementara Kakak korban Edi Kusmanto (38) saat ditemui di lokasi kejadian menceritakan kejadian itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB. Dia sempat mendengar adiknya berteriak minta tolong setelah sebelumnya cekcok dengan suaminya di dalam kamar.

Edi menuturkan ia langsung mendatangi rumah adiknya yang tinggal bersebelahan dengan rumahnya. Setelah dia mendobrak pintu kamar, dia melihat adiknya dan suaminya, serta bayinya dalam kondisi terbakar.

"Awalnya suaminya ke sini, ngobrol biasa, tiba-tiba ada cek cok di dalam kamar terus kamar terkunci dari dalam. Setelah itu langsung ada api dari dalam kamar saya langsung dobrak. Ibu saya ikut teriak setelah mendengar teriakan minta tolong. Setelah saya dobrak terbakar semua, suami, istri dan bayinya. Anaknya usia 1,5 bulan," terang Edi ditemui di lokasi siang ini.

Edi menyebut adiknya dan suaminya itu sudah pisah ranjang sekitar setengah tahun lalu. Keduanya bahkan sudah tinggal terpisah. Namun, sesekali suami adiknya itu datang ke rumah.

"Awalnya tidak ada apa-apa. Ya, itu kan tidak mau ikut campur soal itu, tadi kan ngobrol biasa. Mereka sudah pisah ranjang, mungkin mau nengok anaknya atau bagaimana saya tidak tahu biasanya begitu," jelasnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, saat ini rumah tersebut diberi garis polisi. Polisi masih mengumpulkan barang bukti sementara kerabat keluarga korban masih terlihat membersihkan sisa kebakaran berupa kasur dan benda-benda lainnya dari dalam kamar yang terbakar. (Gml/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT