News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Warga Kabupaten Semarang Deklarasikan Gerakan Jaga Kondusivitas Bersama

Deklarasi ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menjaga daerah tetap aman, nyaman, dan kondusif. Patroli keamanan dari petugas gabungan juga terus dilakukan.
Selasa, 2 September 2025 - 09:39 WIB
Ribuan warga dari berbagai Elemen deklarasi Kab. Semarang aman.
Sumber :
  • Aditya Bayu - Semarang

Semarang, tvOnenews.com - Suasana penuh semangat mewarnai Gelanggang Olahraga (GOR) Wujil, saat Pemerintah Kabupaten Semarang bersama TNI, Polri, pelajar SMP-SMA, serta berbagai elemen masyarakat menggelar Deklarasi Siap Jaga Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menjaga daerah tetap aman, nyaman, dan kondusif di tengah dinamika yang berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya stabilitas daerah sebagai fondasi pembangunan.

 

"Seluruh elemen kami libatkan. Mulai dari organisasi masyarakat, Forum Komunikasi Ormas (Forkos), Satlinmas, para relawan, hingga ormas keagamaan. Termasuk juga anak-anak sekolah dari tingkat SMP, MTs hingga SMA. Dengan dukungan penuh masyarakat, kita pastikan Kabupaten Semarang tetap aman, tenteram, dan kondusif,” ungkap Ngesti seusai apel deklarasi, Senin (1/9/2025).

 

Ngesti menambahkan, kondisi kondusif merupakan syarat penting agar pembangunan berjalan lancar, investasi terus mengalir, dan lapangan kerja semakin terbuka bagi warga.

 

Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menjelaskan bahwa aparat gabungan Polres, TNI, hingga Satlinmas masih terus melakukan pengamanan secara dinamis.

"Kami terus melakukan patroli, terutama pada malam hari, serta menjaga objek-objek vital. Bahkan di perbatasan, kami lakukan penyekatan untuk mengantisipasi potensi masuknya massa dari luar daerah,” jelas Ratna.

 

Ratna juga mengapresiasi kesadaran masyarakat yang turut menjaga keamanan lingkungannya.

 

"Pengamanan ini sangat dinamis, menyesuaikan kondisi di lapangan. Jika situasi benar-benar kondusif, tentu semuanya akan kembali seperti normal,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dari pantauan yang dilakukan hingga Senin (1/9/2025) malam, patroli keamanan dari petugas gabungan masih terus dilakukan dengan sasaran berbagai objek vital yang ada di Kabupaten Semarang. (abc/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT