News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

​Talud Setinggi 15 Meter di Semarang Longsor dan Tutup Aliran Sungai, Rusak Rumah dan Sebabkan Banjir

Talud setinggi 15 meter sepanjang 150 meter di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari Semarang longsor usai hujan deras yang mengguyur Kota Semarang selasa malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Rabu, 10 September 2025 - 20:26 WIB
Talud longsor di Kelurahan Karanganyar Gunung Semarang, Rabu (10/09/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Talud setinggi 15 meter sepanjang 150 meter di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah longsor usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa malam (9/9/2025). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Namun, longsoran talud itu menutup aliran Sungai Kali Jueh yang ada di bawahnya, akibatnya menyebabkan banjir dan merendam 4 rumah. Sementara satu rumah lain rusak parah terkena material longsor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hirman Muhtianto (53), salah satu saksi mata yang juga korban dalam musibah ini, talud itu longsor sekitar pukul 10.15 WIB hari ini. Suaranya begitu memekakan telinga dan beberapa saat kemudian air bah langsung menerjang rumahnya.

"Begitu longsor terus air langsung meluap, langsung menerjang rumah saya karena tersumbat material longsor. Semalam kan hujan mungkin itu penyebabnya juga," ujar Hirman di lokasi, Rabu (10/09/2025).

Hirman sebenarnya sudah memprediksi adanya longsor tersebut. Sejak semalam Semarang diguyur hujan deras dan mulai pagi ini mulai muncul longsoran-longsoran kecil.

"Saya perhatikan terus saya videoin sampai tadi longsor gede. Untung siang hari, kalau malam mungkin ada yang meninggal. Saya juga bilang ke tetangga suruh pergi dari rumah sebelum kejadian itu. Alhamdulillah nggak ada korban jiwa dan luka," jelasnya.

Hirman juga menuding, bencana ini tak lepas dari peran pihak kontraktor yang membangun talud tersebut. Di atas talud itu terdapat pabrik es kristal yang membangunnya.

"Longsornya jelas konstruksi bangunan yang kurang pas. Pihak kontraktor (pabrik es) mau  ngerjakan tidak konsultasi sama lingkungan ya dampaknya seperti ini. Lalu tanah yang lama miring. Jadi ini tanggungjawabnya mereka (pabrik es)," tegas Hirman.

Saat ini Hirman dan belasan tetangganya harus dievakuasi dan tinggal di kost-kostan untuk sementara waktu. Ia juga berharap talud yang longsor itu segera diperbaiki.

"Mintanya cuma taludnya dibereskan, apalagi ini sudah mulai hujan terus Semarang. Biar warga di sini juga tinggal, tidur dan aktivitasnya bisa tenang," harap Hirman.

Sementara dari Kepala BPBD Semarang Endro P Martanto menjelaskan,  talud longsor dikarenakan pondasi yang lama sudah tidak kuat. Pihaknya juga sudah mengirimkan tim dan membantu warga yang terdampak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT