GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Pembacokan yang Tewaskan Anggota TNI, Kafe Shaka Disegel Satpol PP Wonosobo

Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menyegel Kafe Shaka dan usaha pondok wisata Invinite di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran. Penyegelan dilakukan pada Minggu (14/9/2025), pasca tragedi berdarah yang menewaskan anggota TNI, Serda RS.
Selasa, 16 September 2025 - 12:24 WIB
Kafe Shaka dan usaha pondok wisata Invinite di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, tvOnenews.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menyegel Kafe Shaka dan usaha pondok wisata Invinite di Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran. Penyegelan dilakukan pada Minggu (14/9/2025), pasca tragedi berdarah yang menewaskan anggota TNI, Serda RS.

Keputusan penutupan usaha tersebut dituangkan dalam surat resmi bernomor 500.13/1631. Dalam dokumen itu disebutkan, usaha milik Eko Adi Kustiantoro tidak sesuai dengan izin yang terdaftar melalui sistem OSS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perizinan yang diterbitkan untuk usaha pondok wisata justru dipakai untuk menjalankan kafe dan karaoke.

Selain itu, lokasi usaha juga diketahui berada di kawasan Lahan Baku Sawah (LBS) yang tidak boleh dialihfungsikan sesuai Surat Menteri Pertanian RI No. B-193/SR.020/M/05/2025. Fakta inilah yang menjadi dasar kuat pemerintah daerah menutup kegiatan usaha tersebut.

“Penutupan kami lakukan pada tanggal 14 September 2025,” tegas Kasatpol PP Wonosobo, Dudi Wardoyo, Selasa (16/9/2025).

Menurut Dudi, laporan dari warga sebenarnya sudah muncul sejak 2024. Warga Jolontoro menuntut agar kafe ditutup karena dianggap meresahkan. Mediasi dengan pemerintah desa dan kecamatan pun sempat dilakukan, bahkan pengelola pernah menyatakan siap menutup usaha. Namun, pengelola tetap melanjutkan dengan mengajukan izin pondok wisata melalui OSS pada 10 Maret 2025.

“Awalnya sudah lama kami cek izin lokasi Cafe Saka. Hasilnya memang tidak sesuai peruntukan. Jadi kami harus menutup agar sesuai aturan dan perizinan yang berlaku,” jelasnya.

Satpol PP menegaskan, izin pondok wisata seharusnya memiliki fasilitas penginapan, rumah tinggal pemilik yang dihuni, serta interaksi wisatawan dengan pemilik. Namun, syarat tersebut tidak dipenuhi pengelola.

Di lapangan, usaha justru berjalan sebagai kafe, karaoke, dan hiburan malam. Hal itu tidak sesuai dengan klasifikasi izin usaha pondok wisata yang tercatat di OSS.

“Kalau mereka mengajukan izin kembali sesuai aturan, tentu bisa beroperasi lagi. Prinsipnya, masyarakat berhak berusaha asal tidak menyalahi aturan,” tegas Dudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Kabupaten Wonosobo memastikan, usaha pondok wisata Invinite dengan NIB 1003250031166 baru bisa berjalan kembali setelah melengkapi dokumen sesuai ketentuan. Jika tidak, Satpol PP akan melakukan penertiban.

“Kesalahannya karena tidak sesuai peruntukan izin. Jadi otomatis kami tutup,” pungkas Dudi. (rbo/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Padahal awalnya ingin foto bareng Dedi Mulyadi, bocah asal Tasikmalaya ini justru menangis histeris saat bertemu dengan KDM, kok bisa?
Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

AC Milan bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang diprediksi berlangsung penuh gejolak. Rossoneri disebut tidak akan ragu melepas sejumlah pemain.
Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mendukung Menteri UMKM yang meminta platform e-commerce menahan kenaikan biaya admin yang membebani pelaku usaha kecil.
Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Kemenag tengah memperkuat transformasi kelembagaan pesantren dengan menjadikan spirit KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai dasar inspirasi sekaligus memperkuat moderasi beragama.
AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

Lorenzo Colombo berpeluang menjadi ancaman serius bagi AC Milan saat menghadapi Genoa akhir pekan nanti. Penyerang muda Italia itu datang dengan motivasi besar.
Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tampak naik pitam kepada jajarannya setelah mengetahui anak dari salah seorang petugas kebersihan jadi korban pencabulan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT