News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Terburu-buru Tetapkan Raja Baru, Keraton Surakarta Siapkan Tahlilan Tujuh Hari Paku Buwono XIII

Keraton Surakarta masih dalam suasana berkabung dan sedang menyiapkan hajat tujuh hari meninggalnya Sri Susuhunan Paku Buwono XIII.
Jumat, 7 November 2025 - 19:52 WIB
Tampak depan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Surakarta, tvOnenews.com - Keraton Surakarta masih dalam suasana berkabung dan sedang menyiapkan hajat tujuh hari meninggalnya Sri Susuhunan Paku Buwono XIII.

Putri tertua mendiang Paku Buwono XIII, GKR Timor Rumbai Kusuma Dewayani mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai keperluan agar jumenengan PB XIV bisa digelar secepatnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perempuan yang akrab disapa Gusti Timoer itu mengatakan suasana duka masih terasa kental di lingkungan keraton. Ia mengatakan tahlilan tujuh hari mendiang PB XIII akan digelar malam ini, Jumat 7 November 2025.

"Ini mempersiapkan tujuh hari. Jumat malam setelah magrib akan ada tahlilan di keraton. Kalau pengamanan itu komitmen pemerintah agar tidak terjadi gejolak seperti saat penobatan PB XII ke PB XIII. Itu saja," kata dia. 

Ia mengatakan tahlilan Paku Buwono XIII akan diikuti oleh keluarga besar, santana dalem, dan abdi dalem. Sementara tokoh besar masih belum bisa dipastikan. 

Sementara saat disinggung soal rencana selanjutnya, pihaknya mengaku ada arah ke sana untuk pembentukan bebadan dan segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan keraton.

Meski begitu, Gusti Timoer mengatakan tidak terburu-buru melakukan Jumenengan raja baru mengingat Keraton Surakarta masih dalam suasana berkabung.  

"Soal bebadan baru ya pasti akan ada arah ke sana, tapi pelan-pelan. Ini masih dalam suasana berkabung kita pelan-pelan jalannya," kata dia. 

Soal jumemengan, Gusti Timoer memastikan bahwa pihaknya sudah mulai mencari hari baik. 

"Jumenengan sedang kami cari hari baiknya. Ya kalau Wong Jowo kan enek itungane (ada hitungan) harinya baik apa ndak, kita sedang menghitung itu," ucap dia. 

Jumenengan raja baru, kata dia akan dilakukan secapatnya tidak tidak perlu harus menunggu 40 hari pasca meninggalnya raja sebelumnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini merupakan tradisi yang biasa dilakukan, terkait penobatan raja baru yang dilakukan sebelum 40 hari pasca menunggalnya raja terdahulu. 

"Kami sedang perhitungkan hari baik. Apakah perlu menunggu 40 hari? Tidak, secepatnya. Kan memang sinuwun terdahulu juga seperti itu tidak lebih dari 40 hari," kata dia. (uti/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.
Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam Batalkan Uji Coba Kontra Jepang dan Qatar Imbas Penangguhan Piala Asia 2027

Timnas Vietnam dilaporkan membatalkan uji coba kontra Jepang dan Qatar imbas penangguhan Piala Asia 2027. Kedua laga ini seharusnya dimainkan sebelum turnamen digelar.
Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

Resmi Batal Digelar Januari, Netizen Desak AFC Pindah Venue Daripada Paksakan Piala Asia 2027 di Arab Saudi

AFC memilih untuk membatalkan Piala Asia 2027 pada Januari mendatang alih-alih mengganti tuan rumah yang kini dipegang oleh Arab Saudi. 
Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

Herri Pras Jadi Sorotan Usai Digeruduk OTK, Bodyguard Internasional Bahas dari Kacamata Profesional: Jangan Mudah Terpancing Ajakan Duel

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan usai beredarnya video saat dirinya digeruduk orang tak dikenal terkait tantangan duel. Certified International Close Protection Officer turut membahas bahas dari perspektif bodyguard profesional khususnya mengenai keamanan personal dan perlindungan hukumnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT