News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Kejadian Berulang, Tiga Bocil Eksibis Ikuti Konseling Psikologis

Selain dilakukan penyelidikan, kepolisian juga memberikan pendampingan psikoterapi. Sementara, Satreskrim kini menyelidiki penyebar video. 
Minggu, 8 Mei 2022 - 09:19 WIB
Psikolog Polres Purbalingga, Ipda Teguh Susilo, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Sumber :
  • tim tvOne - Sonik Jatmiko

Purbalingga, Jawa Tengah - Polres Purbalingga berhasil mengidentifikasi ketiga anak pelaku eksibisionis. Selain dilakukan penyelidikan, kepolisian juga memberikan pendampingan psikoterapi. Sementara, Satreskrim kini menyelidiki penyebar video. 

Psikolog Polres Purbalingga, Ipda Teguh Susilo, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Minggu (8/5/2022) mengatakan, pihaknya mulai melakukan pendampingan psikoterapi terhadap ketiganya. Pendampingan dilakukan melalui program Konseling Psikoterapi Polres Purbalingga (Kopi Braling) oleh psikolog dari Polres Purbalingga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami lakukan pendampingan psikologi terhadap tiga anak yang videonya viral beberapa saat lalu. Tujuannya bisa mengetahui penyebab perilaku tersebut, dan mencegah mereka mengulangi perbuatannya," jelasnya.

Pola asuh anak yang kurang tepat, melatarbelakangi tindakan negatif seperti dalam video. Diketahui, ketiganya selama ini dititipkan kepada neneknya, karena ibunya bekerja. Ia dititipkan kepada neneknya dari pukul 08.00 - 21.00 WIB. Sedangkan, neneknya juga sibuk berjualan di komplek GOR Goentoer Darjono. 

"Selama neneknya berjualan, tiga anak ini ikut beraktivitas di komplek GOR Goentoer Darjono, tanpa pengawasan. Sehingga sangat mudah menyerap perilaku lingkungan yang beraneka macam, atau mudah dipengaruhi orang-orang di sekitarnya," jelasnya.

Lingkungan yang tidak tepat, berperan mempengaruhi perilaku anak untuk melakukan perbuatan negatif. Oleh sebab itu, perhatian terhadap perilaku anak harus dilakukan dengan tepat oleh orang tuanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Satreskrim Polres Purbalingga tengah menyelidiki penyebar video aksi eksibisionis yang kemudian viral tersebut. "Dalam penyelidikan satreskrim," ujar akun resmi Humas Polres Purbalingga.  

Sebelumnya, beredar video viral tiga anak bawah umur memperlihatkan kemaluannya kepada pengunjung yang sedang berolahraga di komplek GOR Goentoer Darjono PurbaIingga. Video mendapat tanggapan beragam dari warganet.(sjo/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abdullah Al-Hamdan akan Debut Bersama Al Nassr saat Menjamu Al Ittihad? Jurnalis Arab Saudi: Dia Hadir

Abdullah Al-Hamdan akan Debut Bersama Al Nassr saat Menjamu Al Ittihad? Jurnalis Arab Saudi: Dia Hadir

Abdullah Al-Hamdan menjadi salah satu pemain anyar yang dimiliki Al Nassr, setelah kontraknya selesai dengan Al Hilal. Akankah ia debut di laga melawan Al Ittihad?
Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Ungkap Statusnya

Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Ungkap Statusnya

Kurniawan Dwi Yulianto resmi bergabung sebagai tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17 yang saat ini dipimpin Nova Arianto. 
Hasil OTT, KPK Amankan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono

Hasil OTT, KPK Amankan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalsel, Mulyono diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam opertasi tangkap tangan (OTT).
Setelah Sergio Castel Gabung, Siapa Pemain Asing Persib yang Akan Dikorbankan?

Setelah Sergio Castel Gabung, Siapa Pemain Asing Persib yang Akan Dikorbankan?

Masuknya Castel hampir dipastikan membuat Persib harus melepas satu pemain asing. Namun hingga saat ini, manajemen belum menentukan siapa pemain yang akan ... -
Singgung Timnas Indonesia, Ini Alasan Dion Markx Pilih Nomor Punggung 44 di Persib

Singgung Timnas Indonesia, Ini Alasan Dion Markx Pilih Nomor Punggung 44 di Persib

Dion Markx menjadi rekrutan anyar Persib Bandung bersama dengan Layvin Kurzawa. Dia pun memilih nomor punggung 44, nomor baru yang dipilihnya dalam karir sepak bolanya. 
Emil Audero Kena Petasan, Hukuman Bertubi-tubi Bagi Inter Milan Tanpa Ada Pengurangan Poin

Emil Audero Kena Petasan, Hukuman Bertubi-tubi Bagi Inter Milan Tanpa Ada Pengurangan Poin

Insiden tak menyenangkan terjadi di awal babak kedua ketika suporter Inter Milan melempar petasan ke arah Emil Audero secara sengaja. 

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT