News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Pantura Pati, Ini Titik-Titik Banjir yang Kembali Genangi Pati

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan banjir terjadi di empat lokasi di sepanjang Jalan Pati-Juwana. Polisi melakukan rekayasa lalu lintas terkait hal itu.
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:50 WIB
Jalur pantura Pati-Juwana di pertigaan Widorokandang, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami pelambatan akibat adanya genangan banjir di empat titik di sepanjang jalur tersebut, Kamis (22/1/2026). ANTARA/HO. Polresta Pati
Sumber :
  • Antara

Pati, tvOnenews.com - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pati, Jawa Tengah, melakukan rekayasa lalu lintas terbatas di jalur pantai utara atau pantura Pati-Juwana.

Hal itu dilakukan setelah muncul kembali genangan banjir di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Satlantas Polresta Pati Inspektur Polisi Dua Andika Nofian mengatakan pengaturan arus lalu lintas bersifat sementara dan situasional, disesuaikan dengan lokasi, waktu, serta kondisi di lapangan.

"Pengaturan arus lalu lintas ini diterapkan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas," ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan banjir terjadi di empat lokasi di sepanjang Jalan Pati-Juwana, yakni Jalan Pantura Pati-Juwana kilometer 3,5 sekitar depan diler mobil Honda dengan ketinggian air 5-10 centimeter dan panjang genangan sekitar 100 meter.

Kemudian di kilometer 4 sekitar Simpang Tiga Widorokandang dengan ketinggian air 5-10 centimeter dan panjang genangan sekitar 75 meter, serta di kilometer 4,5 depan SPBE dengan ketinggian air 5-10 cm dan panjang genangan sekitar 100 meter.

Genangan lainnya di kilometer 5 depan PT Bumi Indo dengan ketinggian air mencapai 15-20 sentimeter dan panjang genangan sekitar 200 meter.

Untuk arus lalu lintas pada pukul 09.10 WIB di kawasan Simpang Tiga Widorokandang mengalami perlambatan, baik dari arah Kota Pati menuju timur, dari arah timur menuju kota, maupun dari arah Widorokandang.

Perlambatan arus tersebut dipicu kenaikan debit air di jalur pantura Pati-Juwana setelah wilayah tersebut diguyur hujan pada malam hari. Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat dilalui kendaraan dengan pengaturan petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satlantas Polresta Pati mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mematuhi arahan petugas saat melintas di Jalur Pantura Pati-Juwana yang masih tergenang.

Sebelumnya, kondisi serupa juga sempat terjadi dan sempat surut sehingga arus lalu lintas kembali normal. Namun, genangan kembali muncul pada Kamis (22/1) akibat hujan yang kembali turun di wilayah tersebut. (ant/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT