News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Api Abadi Mrapen di Grobogan Padam dalam Dua Pekan Terakhir, Ini Penyebabnya

Api Abadi Mrapen di Wisata Api Abadi Mrapen, Godong, Grobogan, Jawa Tengah sudah padam dua pekan terakhir.
Jumat, 6 Februari 2026 - 08:13 WIB
Situs Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah padam akibat tersumbat lumpur.
Sumber :
  • Tim tvOne - Slamet Prayitno

Grobogan, tvOnenews.com - Api Abadi Mrapen di Wisata Api Abadi Mrapen, Godong, Grobogan, Jawa Tengah sudah padam dua pekan terakhir.

Sejak akhir Januari hingga awal Februari 2026, Api Abadi Mrapen padam total lantaran lubang pipa tertutup Lumpur.Ā Hal ini sontak menjadi perhatian publik di jagat sosial media.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Rofiqi staf pengelola tempat wisata api Abadi Mrapen menjelaskan bahwa pipa penyuplai gas alam tersumbat Lumpur.

Hal ini diketahui Usai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah melakukan penelitian di Api Abadi Mrapen pekan ini.

"Pipa penyuplai gas alam tertutup lumpur. Jadi lubang lama Api Abadi Mrapen tidak bisa mengeluarkan gas. Petugas sudah melakukan penelitian dan mendapati lubang tidak keluar gas sehingga api pun padam," jelas Ahmad Rofiki kepada jurnalis, Kamis (5/2/2026).

Usai diketahui lubang gas tersumbat lumpur, petugas pun melakukan penelusuran terkait dua titik pengeboran gas alam yang baru untuk menyuplai gas ke lubang lama.

Setelah sudah melakukan penelusuran dan melakukan perbaikan, gas saat ini sudah mulai keluar. Namun masih kecil sehingga belum bisa stabil menyalakan api seperti sebelumnya.

"Sekarang sudah ada gas yang keluar dari lubang lama. Tapi karena masih kecil jadi belum bisa menyala. Kemungkinan minggu ini atau minggu depan sudah bisa menyala normal seperti sebelumnya," lanjutnya.

Sementara itu menurut warga yang hendak mendatangi lokasi wisata api abadi mrapen pun sedikit kecewa. Terlebih karena tidak bisa menyaksikan api yang membara Meski diterjang angin maupun hujan.Ā 

Keunikan tersebut membuat dirinya rindu akan tempat Wisata Api Abadi Mrapen ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya kecewa tapi tidak apa, nanti kalau menyala kembali ke sana. Hampir setiap tahun main atau mampir. Soalnya dulu sekolah di SMA Negeri Mrapen sebelah lokasi wisata. Ya ada rindu tersendiri di sini (lokasi wisata)," ujar Dewi R (35) wisatawan yang hendak mengunjungi tempat wisata.

Hingga hari ini Kamis (5/2/2026) petugas dari BKSDA dan dinas terkait masih melakukan penelitian agar gas keluar guna menyalakan api. (spo/buz)Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke FinalĀ 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke FinalĀ 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.
Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Ikatan Alumni PPM School of Management menggelar Forum Leadership bertajuk "Adaptive & Resilient Leadership : Menjadi Pemimpin Adaptif Menghadapi Ketidakpastian" di PPM School of Management, Jakarta, Sabtu (27/6).

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT