Banjir Kembali Landa Grobogan, Pemukiman dan Jalur Utama Ganda Jakarta Surabaya Sempat Terhenti
- Tim tvOne - Slamet Prayitno
Grobogan, tvOnenws.com - Hujan melanda cukup deras semalam membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kembali terendam banjir, Senin (16/2/2026).
Bahkan PT KAI sempat melakukan penutupan jalur utama rel ganda Semarang Surabaya lajur selatan selama hampir 2 jam.
Penutupan tersebut dikarenakan dua titik jalur terendam banjir yakni dari titik Stasiun Gubug ke Tegowanu dan Stasiun Twgowanu ke titik Stasiun Brumbung.
Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan, penutupan tersebut dilakukan sejak pukul 04.35 WIB hingga pukul 06.40 WIB.
"Daop 4 Semarang menginformasikan bahwa perjalanan kereta api terganggu akibat banjir yang terjadi di Jembatan 46 Km 21+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Tegowanu - Stasiun Brumbung dan Jembatan 59 km 27+9/0 antara Stasiun Gubug - Stasiun Tegowanu," jelasnya.
"PT KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan banjir kepada masyarakat," lanjutnya.
Akibat penutupan tersebut tercatat setidaknya ada tiga Kereta Api terpaksa harus terhenti sementara di Stasiun terdekat.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini," sahutnya.
KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama.
Dampak dari banjir tersebut, PT KAI Daop 4 melakukan perubahan pola operasi ke KA yang terdampak. Beberapa KA yang memutar lewat Brumbung - Gundih - Gambringan yaitu :
1. KA Gumarang relasi Jakarta - Surabaya
2. KA Jayabaya relasi Jakarta - Malang
3. KA Harina relasi Bandung - Surabaya
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi Access by KAI.
Sementara itu Adila, warga Kecamatab Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengaku jika rumahnya terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Tak hanya di Tegowanu, banjir juga melanda di wilayah Kecamatan Purwodadi, tepatnya Simpang Lima.
Bahkan, banjir juga melanda di sejumlah wilayah lain akibat kejadian bencana banjir tanggal 16 Februari 2026 hari ini.
"Lumayan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Ada yang masuk rumah ada yang tidak. Semoga lekas surut," jelasnya kepada jurnalis.
Load more