News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Rela Kejar Bus Hingga Luar Kota

Aksi cepat ditunjukkan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, saat membantu seorang pemudik yang panik karena tasnya tertinggal di dalam bus.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:38 WIB
Petugas kepolisian bantu pemudik temukan tas yang tertinggal di bus.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Pemalang, tvOnenews.com - Aksi cepat ditunjukkan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, saat membantu seorang pemudik yang panik karena tasnya tertinggal di dalam bus.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (20/3/2026), ketika Toipul (20) baru saja turun di simpang empat Gandulan. Namun, tak lama kemudian, ia menyadari tas berisi pakaian, uang, dan barang berharganya masih berada di dalam bus yang sudah melaju ke arah Kota Pekalongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi cemas, Toipul langsung melapor ke petugas Pos Terpadu Gandulan. Laporan tersebut segera direspons cepat oleh jajaran kepolisian.

Kapolres Pemalang, Rendy Setia Permana, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap bus yang dimaksud.

“Kami juga berkoordinasi dengan petugas Pos Check Point di simpang empat Blandong Comal, untuk melakukan monitoring pada bus yang melintas, sesuai ciri-ciri yang disampaikan saudara Toipul,” kata Kapolres Pemalang, Jumat (20/3/2026).

Petugas sempat melakukan pemantauan di wilayah Comal, namun bus yang dicari diduga telah melintas menuju Pekalongan. Tanpa membuang waktu, personel bersama Toipul menyisir sepanjang jalur pantura hingga ke Pekalongan.

“Selanjutnya personel Pos Terpadu Gandulan bersama saudara Toipul melakukan penyisiran di sepanjang jalan pantura dari wilayah Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang sampai dengan kota Pekalongan,” ujarnya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Bus yang ditumpangi Toipul berhasil ditemukan di Terminal Kota Pekalongan. Saat dilakukan pengecekan, tas milik Toipul ternyata masih berada di dalam bus.

“Dan alhamdulillah, tas milik saudara Toipul masih ada dan bisa segera diamankan,” imbuhnya.

Rasa lega pun tak bisa disembunyikan Toipul. Ia mengaku tas tersebut sangat penting karena berisi kebutuhan untuk melanjutkan perjalanan mudiknya.

“Habis perjalanan dari Jakarta, saya mau melanjutkan perjalanan ke Desa Kejene, Kecamatan Randudongkal,” kata Toipul.

“Tapi setelah turun dari bus, yang saya bawa hanya kardus ini, tasnya masih ketinggalan di dalam bus,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengapresiasi respons cepat petugas kepolisian yang membantunya.

“Menurut saya petugas kepolisian itu sangat sigap dan cepat merespon laporan ya, jadi tas yang saya bawa bisa ditemukan lagi,” ujar Toipul. (mdh/buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Pantau SR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Siswa Kurang Bergairah Jawab Sambutannya: Ikannya Kurang Pak Kepsek

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengecek aktivitas para siswa di Sekolah Rakyat. Ia terkejut mereka kurang semangat saat respon sambutannya.
Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tersangka Pencabulan di Pati Kini Diburu Polisi

Seorang pengasuh pondok pesantren berinisial A yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan melarikan diri saat hendak diperiksa oleh penyidik.
Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Bingkai Kota: Mengintip Keindahan Taman Piknik Cipinang Melayu

Hamparan hijau yang menenangkan mata tersaji di Taman Piknik Cipinang Melayu, yang berlokasi di Jalan Manunggal II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2026).
UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

UPT PPA Yogyakarta Terima 182 Aduan Kekerasan di Daycare Little Aresha, 130 Kasus Telah Jalani Asesmen

Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta mencatat telah menerima 182 aduan terkait dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat penitipan anak Little Aresha. 
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Buat Petisi, Desak UGM Copot Jabatan Cahyaningrum Dewojati sebagai Dosen FIB

Sejumlah orang tua dari anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha melayangkan petisi yang ditujukan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. 

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT