News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Bobol Sekolah di Pati Terbongkar, Dua Pelaku Gasak Enam Laptop dan Proyektor

Unit Reskrim Polsek Pati berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di SDN2 Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jateng.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:56 WIB
Dua pencuri 6 laptop dan proyektor di SDN 2 Mulyoharjo, Kec/Kab. Pati, Jawa Tengah, ditangkap Unit Reskrim Polsek Pati.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

 

Pati, tvOnenews.com – Jajaran Unit Reskrim Polsek Pati berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di SD Negeri 2 Mulyoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua terduga pelaku beserta barang bukti berupa enam unit laptop dan satu unit LCD proyektor hasil curian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pati, Iptu Heru Purnomo mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah pihak sekolah melaporkan hilangnya sejumlah perangkat elektronik yang disimpan di ruang guru sekolah.

“Begitu menerima laporan dari pihak sekolah, anggota Unit Reskrim Polsek Pati langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya identitas para pelaku berhasil diketahui,” ujar IPTU Heru Purnomo, Sabtu (30/5/2026). 

Peristiwa pencurian diketahui pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Laporan resmi kemudian diterima Polsek Pati pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban dalam kasus ini diketahui berinisial P (58), seorang kepala sekolah yang berdomisili di Kecamatan Pati, sementara saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut adalah A (48), penjaga kantin sekolah bersama F (24), penjaga SD Negeri 2 Mulyoharjo.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi dan mengamankan dua pelaku berinisial AS alias S (24) dan ADF alias M (15). Keduanya diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian yang menyasar ruang penyimpanan perangkat elektronik milik sekolah.

“Para pelaku masuk dengan cara merusak akses masuk dan membuka tempat penyimpanan perangkat elektronik di ruang guru sekolah. Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut, pelaku kemudian membawa kabur hasil curian,” jelas Iptu Heru.

Kedua pelaku ditangkap pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 00.50 WIB di depan RSUD Soewondo Pati, tepatnya di gapura masuk Dukuh Karangdowo, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polsek Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Pati. Polisi juga telah melakukan penahanan terhadap kedua pelaku guna kepentingan proses hukum.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit LCD proyektor dan enam unit laptop berbagai merek, antara lain HP, Lenovo, ASUS, Samsung, dan DAC. Total kerugian yang dialami pihak sekolah ditaksir mencapai Rp22 juta.

Kapolsek Pati menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan dan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian tindak pidana dapat terungkap secara menyeluruh,” katanya.

Selain itu, IPTU Heru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, khususnya di area sekolah dan fasilitas umum.

“Apabila mengetahui adanya tindak pidana, aksi kriminalitas, maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam. Dengan partisipasi masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pati tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (arm/ard) 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT