Tangis dan Sujud Syukur Warnai Kedatangan Jemaah Haji Kloter Pertama asal Jawa Tengah
- Humas Pemprov Jawa Tengah
Boyolali, tvOnenews.com - Rombongan jemaah haji asal Jawa Tengah, Kloter 1 Embarkasi Solo (SOC 1) tiba di tanah air pada Selasa (2/6/2026) malam, sekira pukul 22.15 WIB.
Suasana haru menyelimuti saat para jemaah turun dari bus yang ditumpangi setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci hingga tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.
Rasa lega dan bahagia terpancar dari wajah para jemaah. Setelah berminggu-minggu menjalani rangkaian ibadah haji di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina, mereka akhirnya kembali bersua keluarga tercinta.
Begitu menginjakkan kaki di tanah air, para jemaah langsung melakukan sujud syukur sebagai ungkapan rasa terima kasih atas perjalanan ibadah yang telah dituntaskan dan pulang sehat dan selamat.
“Alhamdulillah perjalanan lancar, hari ini sudah sampai tanah air. Terima kasih pemerintah dan semuanya yang telah melayani kami dengan baik. Selama di sana terlayani dengan baik sampai di Arafah, baik makanan maupun tenda atau pondok,” ujar Subekhi, jemaah haji asal Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal
Kloter pertama yang tiba di Donohudan membawa 360 orang, terdiri atas 358 jemaah dan petugas haji asal Kabupaten Tegal serta dua jemaah asal Kota Surakarta.
Mereka tiba sekitar pukul 22.15 WIB dan langsung mengikuti prosesi penyambutan sebelum diberangkatkan menuju daerah asal menggunakan armada yang telah disiapkan.
Kedatangan para jemaah disambut langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Sekretaris Daerah Sumarno, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji, serta Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Fitriyanto.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus doa agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani membawa kemabruran.
Menurutnya, para haji yang kembali ke tengah masyarakat memiliki peran penting sebagai teladan dalam kehidupan sosial.
Kemabruran tidak hanya tercermin dalam ibadah personal, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Sangat terharu sekali. Ini aset bagi kita untuk mengubah perilaku sebagai haji yang mabrur, baik bagi dirinya, keluarga, maupun masyarakat sekitar,” kata Luthfi.
Ia menilai kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.
Berbagai unsur pelayanan, mulai dari petugas haji, imigrasi, hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah, terus diperkuat untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah.
“Evaluasi tentu akan terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan semakin prima,” ujarnya.
Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menjelaskan, pada musim haji 2026 Embarkasi Solo memberangkatkan 29.039 jemaah dari total 29.116 calon jemaah yang masuk ke Asrama Haji Donohudan. Adapun 77 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan.
Ia juga menyampaikan, hingga kepulangan kloter pertama, tercatat 27 jemaah asal Embarkasi Solo meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji. (buz)
Load more