460 Dapur Mitra di DIY Tidak Beroperasi Sepanjang Libur Sekolah
- Antara
"Relawan, UMKM itu menanyakan ke kami, akhirnya anggota semua menanyakan ke DPD, DPD menanyakan ke DPW, DPW menanyakan ke pusat, sikapnya bagaimana? Sikap kita adalah bahwa dari kita sebelumnya sudah ngasih masukan, jangan dulu mengeluarkan aturan-aturan baku yang nantinya membuat gaduh dan saat ini terjadi. Harusnya itu adalah ketika terjadi permasalahan itu adalah satu, Pimpinan yang baru itu adalah mengelola internal dulu, satukan visi-misinya dulu, lalu faksi-faksinya ini sinkronkan dulu, lalu cek-cek dulu semuanya yang ada di dalam, baru nanti keluar," katanya, menjelaskan.
Yusup menyebutkan, secara prinsi penghematan anggaran hingga peningkatan kualitas dari MBG, semua mitra yang berada dalam grup sudah menjalankan, karena hal ini menjadi prioritas. Tetapi menurutnya, dengan adanya SE ini menjadi hal yang membingungkan, karena relawan juga membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan.
"Ada pelaku UMKM, relawan yang butuh untuk biaya sekolah, saat ini lagi libur panjang dan nanti mau sekolah itu butuh uang, butuh untuk biaya untuk sekolah dari seragam dan sebagainya. Ini dipikirkan enggak?," ujarnya.
HMD GEMAS mengharapkan, Presiden Prabowo Subianto segera menganalisis persoalan ini secara langsung. Pasalnya, para pelaku UMKM dan relawan kini berada dalam posisi tertekan akibat hilangnya pendapatan di tengah tingginya kebutuhan domestik.
Sebagai informasi, dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Periode Hari Libur dalam Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2026, ditegaskan bahwa selama periode hari libur tidak dilaksanakan pelayanan MBG bagi peserta didik maupun kelompok nonpeserta didik, yaitu kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kebijakan ini berlaku pada periode libur sekolah, hari libur nasional, hari libur keagamaan, hari libur khusus yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, serta hari Sabtu dan Minggu.
Meskipun pelayanan MBG dihentikan sementara selama periode hari libur, aspek keamanan dan kesiapan operasional SPPG tetap menjadi prioritas. Petugas keamanan tetap menjalankan tugas selama 24 jam secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditetapkan guna memastikan keamanan aset dan fasilitas SPPG.(chm)
Load more