News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bendung Karet Sungai Juwana Bocor, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Kekeringan

Bendung karet Sungai Juwana yang berada di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali mengalami kebocoran.
Kamis, 23 Juli 2026 - 21:42 WIB
Bendung karet di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami kebocoran.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Bendung karet Sungai Juwana yang berada di Desa Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali mengalami kebocoran.

Kerusakan pada bendung yang menjadi sumber utama irigasi ini memicu kekhawatiran ribuan petani karena berpotensi mengurangi pasokan air di tengah musim kemarau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika perbaikan tidak segera dilakukan, ribuan hektare sawah terancam mengalami gagal panen.

Kebocoran ini terjadi saat sebagian besar petani mulai memasuki musim tanam ketiga atau MT 3, ketika kebutuhan air untuk tanaman padi sangat tinggi.

Sejak mulai beroperasi sekitar dua tahun lalu, bendung karet yang dibangun menggunakan anggaran APBN senilai Rp260 miliar ini tercatat sudah dua kali mengalami kebocoran.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kualitas maupun ketahanan infrastruktur yang memiliki fungsi vital sebagai penyedia air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian di sepanjang aliran sungai juwana atau Sungai Silugonggo.

Ketua Serikat Petani Pati (SPP) Kamelan, mengungkapkan kebocoran membuat bendung tidak mampu menahan aliran air sungai sehingga air lebih cepat mengalir ke laut.

“Bocornya bendung karet ini kan tidak bisa menghambat laju air di sungai juwana, air langsung mengalir ke laut. Dengan demikian air yang ada di sungai ini kan perlahan akan berkurang,” kata Kamelan, Kamis (23/7/2026).

Akibatnya debit air untuk irigasi terus berkurang, padahal petani sangat bergantung pada pasokan air sungai selama musim kemarau.

“Dampak untuk pertanian, areal persawahan yang ada di sepanjang aliran sungai juwana ini ada ribuan hektar tanaman padi yang perlu pengairan terancam kekeringan akibat bocornya bendung karet ini,” ujarnya.

“Karena saat ini musim kemarau dimana hujan sudah tidak ada turun, sehingga satu satunya pengarian ya diambilkan dari sungai juwana,” lanjutnya.

Selain mengurangi pasokan air irigasi, kebocoran bendung karet juga dikhawatirkan mempermudah masuknya air laut ke aliran sungai juwana.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kadar salinitas air yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.

“Bocornya bendung karet ini juga dikawatirkan air laut akan masuk ke sungai juwana. Karena jika sungai ini kemasukan air laut tidak bisa digunakan untuk pengairan tanaman padi di sawah,” jelasnya.

Kamelan menambahkan, saat ini usia tanaman padi di kawasan tersebut berkisar antara nol hari hingga empat puluh hari. Sehingga membutuhkan suplai air yang cukup agar dapat tumbuh optimal.

“Disepanjang sungai juwana ini tanaman padi ada yang usia nol hari atau masih persemaian hingga yang paling tua empat puluh hari. Artinya tanaman padi ini masih membutuhkan air hingga empat bulan kedepan,” ungkapnya.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Suri, salah seorang petani di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati.

Suriani mengaku kawatir tanaman padinya akan mengalami puso atau gagal panen karena kekurangan air akibat bocornya bendung karet sungai juwana.

“Saat ini saya baru tanam padi di musim tanam ketiga (MT 3), sebelumnya nggak panen karena sawah kebanjiran. Dengan bocornya bendung karet ini saya ya kawatir kalau tanaman padi saya kekurangan air,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kebocoran Bendung Karet itu kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

“Kami sudah melaporkan ke Gubernur, Pak Bupati juga sudah berkirim surat ke BBWS Pemali Juana terkait dengan situasi di Bendung Karet Bungasrejo. Dimana respon dari Bapak Kepala Dinas PU Jawa Tengah sudah menyampaikan kalau saat ini masih diusahakan untuk penanganan,” kata Ratri.

Bocornya Bendung Karet itu menurut Ratri dapat berdampak terhadap sektor pertanian padi. Pasalnya, ada sekitar 4 ribu hektare lahan pertanian yang telah ditanami padi.

“Saat ini memang di sepanjang alur Sungai Juwana ada pertanaman padi sekitar 4.000 hektar itu ekuivalen dengan 25.600 gabah kering panen. Sehingga kalau tidak segera ditindaklanjuti bisa mengancam eksistensi hasil dari petani di sepanjang alur Sungai Juwana,” ungkap dia.

Menurutnya, di sepanjang aliran Sungai Juwana itu tanaman padi masih membutuhkan suplai air untuk masa pertumbuhan.

“Bervariasi jadi kalau kemarin saya melihat di lapangan ada tanaman yang usianya 10 hari setelah tanam, 15 sampai 20 hari setelah tanam. Yang jelas untuk fase-fase vegetatif nya saat ini membutuhkan air untuk pertumbuhan,” terangnya.

Ratri mengaku bahwa dirinya masih menanti perbaikan kebocoran Bendung Karet oleh BBWS Pemali Juana.

Dispertan Pati juga melakukan pemantauan di lokasi dan meminta koordinator Balai Penyuluh Pertanian Jakenan untuk memastikan produksi pertanian dapat terus berjalan.

“Untuk penyuluh, kelompok tani di binaannya masing-masing agar lebih jeli dalam manajemen pengelolaan air. Sehingga dalam menunggu perbaikan ini ada langkah-langkah yang sifatnya darurat untuk penanganan pertumbuhan padinya,” pungkasnya. (arm/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahas Gaya Hidup 'Sat-Set', Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa

Bahas Gaya Hidup 'Sat-Set', Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba Jadi Solusi Praktis ala SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa

Saat gaya hidup 'sat-set' jadi tuntutan, Shopee meluncurkan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan harian lebih cepat dan praktis.
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Gencarkan Edukasi Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas bagi Para Pelajar

Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Gencarkan Edukasi Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas bagi Para Pelajar

Hari Anak Nasional 2026 dijadikan momentum untuk menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas oleh Jasa Raharja guna menekan risiko kecelakaan.
Pakar Komunikasi Nilai Prabowo Terus Bangun Optimisme Publik Lewat Kinerja Pemerintah

Pakar Komunikasi Nilai Prabowo Terus Bangun Optimisme Publik Lewat Kinerja Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan strategis dalam 18 bulan pertama masa pemerintahannya. 
Dugaan Kasus TPPU dan Korupsi Eks Jampidsus Diibaratkan 'Puncak Gunung Es'

Dugaan Kasus TPPU dan Korupsi Eks Jampidsus Diibaratkan 'Puncak Gunung Es'

Dugaan kasus korupsi dan TPPU dengan salah satu tersangka eks Jampidsus, Febrie Adriansyah diibaratkan 'puncak gunung es' praktik grand corruption.
Hari Anak Nasional 2026, PTK Ajak Anak-anak Bermain dan Belajar Tentang Kelestarian Kawasan Pesisir

Hari Anak Nasional 2026, PTK Ajak Anak-anak Bermain dan Belajar Tentang Kelestarian Kawasan Pesisir

Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengajak anak-anak bermain sambil belajar di kawasan pesisir untuk memeriahkan Hari Anak Nasional, Kamis 23 Juli 2026.
BULOG Resmikan Perdana Avenue, Bukti Nyata Transformasi Aset Untuk Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Barat

BULOG Resmikan Perdana Avenue, Bukti Nyata Transformasi Aset Untuk Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Barat

Perum BULOG meresmikan Kawasan Bisnis Perdana Avenue di Pontianak sebagai kawasan bisnis terpadu pertama BULOG di Kalimantan Barat.

Trending

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru PNS perempuan diamuk warga di Tanjungbalai viral. Ia diduga menyerahkan murid SD laki-laki agar disodomi suami.
Diduga Tilap Ratusan Juta Hasil Retribusi Pasar, 5 Pegawai Dinas Perdagangan Pacitan Diperiksa Inspektorat

Diduga Tilap Ratusan Juta Hasil Retribusi Pasar, 5 Pegawai Dinas Perdagangan Pacitan Diperiksa Inspektorat

Dugaan korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara senilai ratusan juta rupiah mencuat, setelah Inspektorat Pacitan melaksanakan pemanggilan beberapa orang pegawai Disdagnaker Kabupaten Pacitan.
Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama, John Herdman Beri Pujian Khusus pada Ivar Jenner yang Resmi Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama, John Herdman Beri Pujian Khusus pada Ivar Jenner yang Resmi Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

John Herdman memastikan Ivar Jenner menjadi satu dari 26 pemain Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2026.
3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba dibanjiri rezeki pada 24 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat besok, siapa yang paling beruntung?
Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan zodiak keuangan 24 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio paling hoki dan Aquarius diminta sadari peluang di Jumat penuh berkah ini
Selesaikan TC Bali, Jordi Amat Percaya Diri Timnas Indonesia Juarai Piala AFF 2026

Selesaikan TC Bali, Jordi Amat Percaya Diri Timnas Indonesia Juarai Piala AFF 2026

Optimisme Jordi Amat dengan Timnas Indonesia bisa merebut juara Piala AFF untuk pertama kalinya ini bukan tanpa alasan.
Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT