UNIPMA Dipercaya Pemkab Magetan Kelola Limbah Pasar Hewan Modern Parang Jadi Biogas dan Produk Turunan
- Antara
“BIOFOSTIK membantu proses produksi biogas ketika bahan organik yang digunakan berasal dari sumber non-kotoran hewan. Formula ini dapat mendukung pemanfaatan berbagai bahan organik yang potensial sebagai bahan baku biogas,” terang Pujiati.
“Kami tidak ingin mitra hanya menjadi pengguna. Mereka perlu memahami proses produksi dan perbanyakan BIOFOSTIK sehingga memiliki kemampuan untuk menyediakan formula tersebut secara mandiri,” tambahnya.
Hasil samping pengolahan juga diarahkan menjadi pupuk kompos berkualitas.
“Konsepnya adalah pemanfaatan limbah secara terpadu. Limbah ternak dimanfaatkan untuk menghasilkan energi, sementara hasil sampingnya dapat diarahkan menjadi pupuk,” tuturnya.
Program melibatkan tim UNIPMA yang terdiri atas Dr. Pujiati, M.Si. sebagai ketua, Dr. Drh. Cicilia Novi Primiani, M.Pd. Nurul Kusuma Dewi, S.Si., M.Sc. sebagai anggota, anggota yg lain Riska Andriani, M.Si dari UNIROW serta sejumlah mahasiswa.
Kolaborasi juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan, dengan Sucipto selaku Kepala Dinas dan Kiki Andriyani selaku PIC Proyek, pengelola Pasar Hewan Modern Parang, Pemerintah Desa Trosono melalui Kepala Desa Sumono, serta BUMDes Bina Sejahtera.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pentahelix yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media.
“Kolaborasi menjadi kunci dalam program ini. Perguruan tinggi membawa teknologi, pemerintah memberikan dukungan, pengelola pasar menjadi mitra penerapan, pemerintah desa mendukung keberlanjutan, dan BUMDes dapat memperkuat aspek kelembagaan serta nilai ekonomi,” ujar Pujiati.
Program ini mendukung SDG 7 melalui energi biogas, SDG 8 melalui pengembangan nilai ekonomi, SDG 9 melalui inovasi teknologi, SDG 12 melalui pemanfaatan kembali limbah, SDG 13 melalui pengelolaan lingkungan dan energi terbarukan, serta SDG 17 melalui kemitraan lintas pihak.
“Tahun pertama ini kami fokus membangun fondasi, mulai dari instalasi biogas, penguatan kemampuan mitra, produksi dan perbanyakan BIOFOSTIK, sampai pengembangan pemanfaatan hasil samping. Tahap berikutnya akan diarahkan pada penguatan kualitas, kapasitas produksi, manajemen, dan keberlanjutan program,” kata Pujiati.
“Harapan kami, Pasar Hewan Modern Parang dapat menjadi contoh bahwa limbah dari aktivitas ternak dapat dikelola menjadi sumber energi dan produk yang bermanfaat,” pungkasnya.
Load more