News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Demo Ribuan Nakes Honorer Desak Pemkab Brebes Angkat Mereka Jadi PPPK

Setelah tenaga guru honorer sukses diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), hari ini ribuan tenaga honorer tenaga kesehatan (nakes) maupun nonnakes di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Brebes.
Senin, 20 Juni 2022 - 19:22 WIB
Aksi ribuan nakes di haaman DPRD Brebes
Sumber :
  • Tim tvOne/Otong Soesilo

Brebes, Jawa Tengah - Setelah tenaga guru honorer sukses diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), hari ini ribuan tenaga honorer tenaga kesehatan (nakes) maupun nonnakes di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Brebes.

Dalam orasinya, mereka menuntut pemerintah segera mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK. Tuntutan para nakes ini sejalan dengan rencana pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer pada tahun depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai berorasi, sekitar 40 orang perwakilan dipersilakan masuk ke aula utama dewan untuk menyampaikan aspirasinya.

Koordinator aksi, Bambang Kuntoro menegaskan, para honorer nakes ini telah sepakat untuk meminta diangkat menjadi ASN PPPK. Menurut Bambang, tuntutan ini sangat wajar karena menurutnya Pemkab mampu membayar gaji PPPK.

"Tuntutannya, aspirasi kita bisa diakomodir seperti tenaga pendidikan. Karena kemarin sebanyak 2.924 tenaga pendidikan telah diangkat menjadi PPPK. Saya kira pemerintah ada anggaran dan mampu membayar gaji kita. Terbukti pemkab banyak membangun proyek proyek besar yang anggarannya ratusan miliar rupiah," ujar Bambang di sela sela aksi unjuk rasa, Senin (20/6/2022).

Sementara itu, data di Dinas Kesehatan Brebes menyebutkan, jumlah tenaga honorer per 7 April 2022 ada sebanyak 957 tenaga medis dan 646 tenaga administrasi. Mereka tersebar di 38 puskesmas, laboratorium dan dari Dinas Kesehatan.

"Jumlah per 7 April 957 tenaga medis dan 646 tenaga administrasi. Mereka semua bekerja di lingkungan dinas kesehatan," terang Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Ineke Tri Sulityowati.

Mewakili Pemkab Brebes, Sekda Brebes Djoko Gunawan menjawab tuntutan para pengunjuk rasa bahwa pihak pemerintah daerah sudah memikirkan hal ini. 
Pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan membuat usulan agar Brebes segera di beri tambahan formasi untuk menampung para tenaga honorer yang akan segera di hapus tahun depan.  

"Surat Menteri PANRB tahun 2023 nanti tidak ada istilah tenaga non asn. Jadi yang namanya ASN itu hanya PNS dan PPPK. Sehingga mereka berharap, nakes yang dibiayai anggaran BLUD (Badan Layanan Unit Daerah) untuk bisa diangkat jadi PPPK. Sebelum ada aksi ini pun kami dari pemerintah sudah membahas masalah ini," ungkap Djoko.

Mengenai masalah ini, Pemkab Brebes sudah meminta kepada seluruh SKPD, termasuk Dinas Kesehatan untuk mendata tenaga honorer yang ada. Data itu, kata dia, sudah harus terkumpul paling lambat akhir Juni ini.

"Kami berharap bukan hanya guru atau tenaga kesehatan tetapi seluruh tenaga teknis lainnya kedepan bisa diangkat menjadi ASN melalui rekrutmen PPPK," tegas Djoko.

"Kami meminta formasi kepada Kemenpan RB , otomoatis jika formasi sudah ditetapkan otomatis akan anggaran akan di konfirmasikan dan di koordinasikan dengan Kementrian Keuangan " tambah Djoko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Tri Murdiningsih optimis, Pemkab akan mengakomodir tuntutan honorer nakes tersebut. Alasannya, kata dia, Pemkab Brebes mempunyai cukup anggaran untuk menggaji PPPK tenaga kesehatan.

"Kalau soal anggaran, Pemkab Brebes harus bisa, tidak ada alasan tidak bisa. Untuk proyek ratusan miliar saja bisa, kenapa untuk membiayai sdm yang kita butuhkan tidak bisa," pungkasnya. (oso/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Shio Besok, 7 Mei 2026: Peruntungan 12 Shio, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Keuangan Shio Besok, 7 Mei 2026: Peruntungan 12 Shio, Siapa Paling Cuan?

​​​​​​​Ramalan keuangan shio 7 Mei 2026 mengulas 12 shio lengkap dengan peluang cuan, risiko finansial, dan siapa yang paling beruntung hari ini. Simak selengkapnya!
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Tinju Dunia: David Benavidez Beberkan Negosiasi Lawan Dmitry Bivol, Duel Akbar Perebutan Semua Gelar Resmi Terjadi?

Tinju Dunia: David Benavidez Beberkan Negosiasi Lawan Dmitry Bivol, Duel Akbar Perebutan Semua Gelar Resmi Terjadi?

Duel tinju dunia antara David Benavidez vs Dmitry Bivol nampaknya bakal resmi digelar setelah The Mexican Monster membeberkan negosiasi tersebut.
Nahas, Pria Tewas Tertabrak KRL saat Berupaya Lerai Tawuran di Duren Sawit

Nahas, Pria Tewas Tertabrak KRL saat Berupaya Lerai Tawuran di Duren Sawit

Seorang pria tewas tertabrak KRL saat berupaya melerai aksi tawuran remaja di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (5/5/2026) malam. 
AC Milan Masuk Fase Kritis, Jurnalis Italia Ungkap Borok Manajemen RedBird yang Bikin Rossoneri Berpotensi Gagal Lolos Liga Champions

AC Milan Masuk Fase Kritis, Jurnalis Italia Ungkap Borok Manajemen RedBird yang Bikin Rossoneri Berpotensi Gagal Lolos Liga Champions

Kekalahan di Serie A menyeret AC Milan dalam pusaran krisis yang tak kunjung usai. Situasi yang sempat mereda kini memanas lagi dan hadirkan atmosfer negatif.
Kabar Gembira Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Komit Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

Kabar Gembira Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Komit Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

​​​​​​​Dedi Mulyadi komit tingkatkan akses pendidikan anak kurang mampu di Jawa Barat, pastikan bantuan tepat sasaran dan seluruh anak bisa sekolah. (6/5/2026)

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT