News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TKI di Kamboja Disekap, Kirim Pesan ke Ganjar Pranowo: Jika Disiksa Akan Melawan Sampai Titik Darah Penghabisan  

Para TKI yang disekap di Kamboja itu mengatakan telah bertekad jika sewaktu-waktu terjadi penyiksaan mereka akan melawan sampai titik darah penghabisan.
Sabtu, 30 Juli 2022 - 09:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjelaskan hasil video call dengan TKI yang menghadapi masalah di Kamboja.
Sumber :
  • tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Sebuah pesan singkat dikirimkan TKI yang saat ini disekap di Kamboja kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Mereka menginformasikan bahwa upaya untuk meminta bantuan ke Indonesia ketahuan, demikian diinformasikan oleh tim media ganjar Pranowo, Sabtu (30/7/2022).

Para TKI yang disekap di Kamboja itu mengatakan telah bertekad jika sewaktu-waktu terjadi penyiksaan mereka akan melawan sampai titik darah penghabisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TKI tersebut juga mengungkapkan jika keselamatan dan nyawa mereka sedang terancam. Mereka berharap KBRI dan Pemerintah Indonesia dapat segera menyelamatkan.

Begini isi pesan tersebut.

"Selamat siang, saya mewakili teman teman memohon bantuan bapak/ibu terkait. Pergerakan kami memohon bantuan ke Indonesia sudah ketahuan. Keselamatan dan nyawa kami terancam dan kami hanya bisa bersatu jika sewaktu2 terjadi penyiksaan kami akan melawan sekalipun nyawa kami taruhannya. Namun kami pun terus berharap dari pihak KBRI dan Pemerintah Indonesia dapat segera menyelamatkan kami. Terima kasih dan selamat sore. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa Melindungi Kita Semua. MERDEKA!!!"

Seperti diberitakan, 54 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dilaporkan mengalami penyekapan di Kamboja. 10 diantaranya adalah warga Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebelumnya sempat memastikan kondisi puluhan Tenaga Kerja Indonesia yang diduga menjadi korban penyekapan dan penipuan kerja di Kamboja. 

Lewat video call pada hari Kamis (28/7), diketahui bahwa para TKI dalam kondisi yang baik, meski diketahui ada satu yang sedang sakit.

"Kemarin saya sudah video call dengan mereka, begitu, kondisinya baik-baik semua, ada satu yang sakit," kata Ganjar di Semarang, Jumat (29/7).

"Saya sudah lihat satu per satu, tidak ada yang, maaf, nyonyor-nyonyor, itu nggak ada. Bahwa ada yang sakit masih bekerja dan sebagainya itulah yang saya minta untuk di-assesment," jelasnya.

Ia telah memerintahkan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Tengah untuk proaktif dan mengecek langsung kondisi para TKI tersebut. 

"Turun ke lokasi, suruh ngecek betul apa yang terjadi sambil itu kita membuat back up untuk mengamankan mereka," tegasnya.

Di samping itu, koordinasi dengan KBRI setempat juga dilakukan untuk menghubungkan dengan perusahaan terkait.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan KBRI, hari ini kita minta untuk mengecek ke lokasi, untuk komunikasi dengan perusahaannya. Mereka supaya dapat segera ditolong dan kembali ke Indonesia. Sebab, kasus serupa sudah pernah terjadi," tegasnya.

Namun, pada perkembangannya, para TKI menginformasikan jika upaya mereka meminta bantuan kini ketahuan dan mereka akan melawan jika terjadi sesuatu seperti penyiksaan dan lain-lain. (tjs/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.
Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 siswa dan 3 siswi SMP dicabuli dua guru ekstrakurikuler di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasus ini pun menyedot perhatian publik. Pasalnya kasus
Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meminta seluruh unsur terkait, hingga ke tingkat lapangan, segera diaktifkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang kian meluas.
Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT