News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Konsep Ketuhanan dan Trinitas Tidak Sesuai, Puluhan Buku PPKn SMP di Kudus Ditarik Pihak Sekolah

SMP Kanisius Kudus menarik buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Ada kesalahan dalam penjelasan konsep ketuhanan dalam Agama Kristen.
Kamis, 4 Agustus 2022 - 08:47 WIB
Buku PPKn yang ditarik pihak sekolah
Sumber :
  • Galih Manunggal/tvOne

Kudus, Jawa Tengah – SMP Kanisius Kudus menarik buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Penarikan dilakukan karena menurut pihak sekolah ada kesalahan dalam penjelasan konsep ketuhanan dalam Agama Kristen Protestan dan Katolik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala sekolah SMP Kanisius Kudus Herry Christanto mengatakan dengan adanya temuan tersebut pihak sekolah menarik buku tersebut dari sejumlah siswa karena sudah terlanjur dibagikan.

"Untuk sementara ini guru PPKn menggunakan materi secara mandiri," terangnya saat menemui awak media, Rabu (3/8/2022).

Herry mengatakan temuan ini bermula saat guru PPKn sedang memeriksa bahan ajar. Ketika itu kesalahan ditemui pada halaman 78 dan 79.

Herry menyebut penjelasan tentang konsep Ketuhanan dan Trinitas dalam agama Kristen Protestan tidak sesuai dengan apa yang diyakini penganut Kristen Protestan dan Katolik.

"Saat itu, guru PPKn kami tengah mempersiapkan materi pembelajaran dan mencoba mengecek buku pakai yang dari Kementerian. Lalu menemukan ternyata di halaman 78 dan 79 tentang Kebhinekaan Indonesia itu penjelasan agama Kristen Protestan dan Katolik tidak sesuai dengan apa yang diyakini penganut Kristen Katolik dan Kristen Protestan terkait penjelasan tentang konsep ketuhanan," jelasnya.

Dia mengatakan buku PPKn yang telah dibagikan kepada siswa sebanyak 59 buah. Itu sesuai dengan jumlah siswa yang ada di SMP Kanisius Kudus.

"Ini sudah kembali sekitar 30 buku. Sampai saat ini kami belum mendapatkan surat edaran dari Kemendikbud maupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten terkait temuan tersebut," ujarnya.

Meski demikian, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa. Guru diminta untuk membuat materi secara mandiri. Pihak sekolah berharap agar kejadian itu tidak terulang lagi.

"Harapannya ada buku pengganti dari buku yang ada dengan konsep yang sesuai baik dari konsep pengarah atau Kementerian bisa melakukan cek dahulu. Mungkin lembaga keagamaan bisa memastikan sebelum disalurkan menjadi bahan ajar," harapnya.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Zubaidi mengatakan pihaknya belum menerima surat edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terkait penarikan buku PPKn tersebut.

Pihaknya mengimbau kepada guru ajar untuk memberikan koreksi kesalahan tersebut saat mengajar.

"Kami belum menerima edaran dari Kementerian seandainya nanti dari sana harus ditarik seperti itu. Temuan setahu saya baru kali ini. Harapannya guru itu menerima buku dikoreksi dulu mungkin ada yang tidak pas sehingga bisa diralat atau sebagainya," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zubaidi menjelaskan jumlah buku PPKn yang sudah dibeli ada 7.877 buku. Buku tersebut untuk siswa SMP kelas VII.

"Kami sudah berkoordinasi dengan MGMP PPKn. Intinya bahwa buku itu terlanjur dibeli dan dibagikan. Nanti cukup diralat di halaman yang salah itu saja. Yang salah tidak banyak, hanya satu lembar dan hanya beberapa kata yang salah. Jadi cukup diralat oleh gurunya masing-masing," pungkasnya. (gml/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Diharapkan Tetap Berkkomitmen Tidak Kembangkan Senjata Nuklir

Iran Diharapkan Tetap Berkkomitmen Tidak Kembangkan Senjata Nuklir

Iran harus memenuhi komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, hal itu merupakan kesepakatan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Jokowi Ingatkan Struktur PSI Harus Hidup dan Bekerja

Jokowi Ingatkan Struktur PSI Harus Hidup dan Bekerja

Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo mengapresiasi DPD PSI Bandung yang telah menyelesaikan struktur kepengurusan hingga tingkat DPRt.
Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Meragukan, Saya Sudah Jadi Keluarga Besar PSI

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Meragukan, Saya Sudah Jadi Keluarga Besar PSI

Jokowi menegaskan status resminya sebagai anggota PSI terhitung sejak 14 Oktober 2025. Hal ini ditegaskan Jokowi untuk menepis keraguan publik soal komitmen politiknya bersama PSI.
Video Porno Sesama Jenis Libatkan Personal Trainer Gym di Cirebon Viral, Dapat Imbalan Rp1,8 Juta

Video Porno Sesama Jenis Libatkan Personal Trainer Gym di Cirebon Viral, Dapat Imbalan Rp1,8 Juta

Video porno sesama jenis yang melibatkan seorang PT gym di Cirebon viral di jagat maya. Dia sengaja membuat video porno dan mendapatkan imbalan Rp1,8 juta.
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Jadwal Tinju Dunia Bulan Oktober 2026: Ada Canelo Alvarez Vs Christian Mbilli di Perebutan Gelar Juara WBC

Jadwal Tinju Dunia Bulan Oktober 2026: Ada Canelo Alvarez Vs Christian Mbilli di Perebutan Gelar Juara WBC

Jadwal tinju dunia sepanjang bulan Oktober 2026, di mana terdapat sejumlah duel menarik termasuk duel seru antara Saul 'Canelo' Alvarez vs Christian Mbilli yang akan berebut gelar juara dunia.

Trending

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Cemerlang pada 28 September 2026: Virgo Jadi Andalan Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Kariernya Paling Cemerlang pada 28 September 2026: Virgo Jadi Andalan Baru

Senin, 28 September 2026, menjadi awal pekan yang membawa peluang baru bagi sejumlah zodiak dalam urusan karier. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja?
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Banjir Cuan Awal Pekan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Mandi Keberuntungan pada 28 September 2026

Banjir Cuan Awal Pekan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Mandi Keberuntungan pada 28 September 2026

Ada lima zodiak yang diprediksi akan mendapat keberuntungan melimpah dan menikmati kelancaran luar biasa pada esok hari tanggal 28 September 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT