GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Kudus Gandeng Ratusan Pelajar Hijaukan Kawasan Perkotaan

Untuk mengantisipasi banjir di perkotaan sekaligus peduli terhadap alam, Pemkab mengajak pelajar di Kudus Jawa Tengah menanam 473 pohon Tabebuya di sepanjang jalan Kota Kudus.
Minggu, 25 September 2022 - 09:57 WIB
Tanam 473 pohon untuk cegah banjir di perkotaan.
Sumber :
  • Galih manunggal/dok. Kominfo Kudus

Kudus, Jawa Tengah – Untuk mengantisipasi banjir di perkotaan sekaligus peduli terhadap alam, Pemkab mengajak pelajar di Kudus Jawa Tengah menanam 473 pohon Tabebuya di sepanjang jalan Kota Kudus. Tak hanya peduli terhadap lingkungan, dengan tanaman Tabebuya juga dimaksud untuk memperindah kota dengan pepohonan yang rindang.

Penataan dan pengelolaan lingkungan menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus. Pada Hari Jadi ke - 473 Kabupaten Kudus kali ini, Bupati Kudus Hartopo bersama Ketua Kwarcab Kudus Mawar Anggraeni mengajak puluhan pelajar yang tergabung dalam saka kalpataru dari berbagai sekolah di Kudus menanam 473 bibit pohon tabebuya di sepanjang jalan Boulevard, Jati, Sabtu (24/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penanaman tabebuya mendapat dukungan penuh dari sejumlah pihak baik dari Dinas terkait maupun swasta melalui CSR yang telah menjalin sinergi kuat dengan Pemkab Kudus. Dukungan itu menjadi energi positif untuk keberlangsungan penataan lingkungan Kabupaten Kudus.

"Terima kasih kepada sejumlah pihak atas dukungan dan kepeduliannya merawat lingkungan Kabupaten Kudus," ucapnya.
 
Selain sebagai estetika, barisan pohon tabebuya itu nantinya bisa mencegah bencana seperti banjir. Pasalnya, akar pohon yang menancap akan menyimpan air sehingga tak menggenangi kawasan Jati Wetan.

"Pohon tabebuya ini nantinya bisa menyimpan cadangan air sehingga mencegah bencana alam seperti banjir," ungkapnya.

Dikatakannya, pohon tabebuya akan berkembang setelah lebih dari dua tahun masa penanaman. Nantinya, kawasan jalan Boulevard akan dipenuhi dengan warna-warni bunga tabebuya dan kualitas udara menjadi lebih baik.

"Kalau berkembang, tentunya kawasan sini akan lebih indah dan sejuk," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menyampaikan dinas pihak swasta akan berkolaborasi untuk merawat pohon tabebuya. Dirinya berkomitmen untuk mengupayakan agar Kabupaten Kudus makin rindang, sejuk, dan hijau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini merupakan komitmen kami bersama pihak swasta menjaga bibit sampai nantinya berkembang sehingga kawasan jalan Boulevard menjadi lebih hijau dan sejuk," jelasnya.

Salah satunya Dewan Saka Kalpataru Kwarcab Kudus Muhammad Abdur Rohman yang mendukung adanya kegiatan ini. Dirinya berkomitmen ikut merawat pohon tabebuya agar Kudus menjadi lebih asri dan sejuk.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT