News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Semarang Bekuk 2 Pelaku Spesialis Pencurian Sekolah

Kepolisian Polres Semarang berhasil meringkus komplotan pencurian spesialis sekolah yang beraksi di SD Negeri Genting 03, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Selasa, 11 Oktober 2022 - 17:31 WIB
Pelaku pencurian spesialis sekolah saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolres Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Kepolisian Polres Semarang berhasil meringkus komplotan pencurian spesialis sekolah yang beraksi di sejumlah sekolah, salah satunya di SD Negeri Genting 03, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya MN (40) warga Kabupaten Semarang saat aksi pencurian di SD Negeri Genting 03, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang berhasil digagalkan oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai penangkapan MN, Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu lagi komplotan pencurian spesialis sekolah yang berinisal WA (28) Warga Kabupaten semarang.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika menerangkan, tersangka bersama-sama mencari sasaran lokasi sekolahan yang mudah dicuri barangnya.

Para pelaku, melakukan aksinya dengan membobol pintu atau jendela sekolah untuk mengambil barang-barang yang dianggap berharga.

“Jadi speliasisasinya memang sekolah-sekolah dan balai desa. Barang bukti yang kami amankan satu speaker, satu tabung gas tiga kilogram dan microphone,” ungkap AKBP Yovan Fatika saat press rilis Selasa (11/10/2022).

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku didapati bahwa komplotan ini telah melakukan aksinya di 10 lokasi. Dimana sembilan diantaranya merupakan sekolah.

" Tempat di Kecamatan Jambu yang pernah jadi sasaran pencurian pelaku, selain SDN Genting 03, yakni MI Sabilul Huda, SD Kanisius, SDN 04 Brongkol, SDN Kuwarasan. Tak hanya di Kecamatan Jambu, tersangka sempat membobol sejumlah sekolahan dan balai desa di Kecamatan Bawen, yaitu SD Kandangan, SDN Asinan 2, dan balai desa Kelurahan Kandangan. Selain itu, SDN Ngajaran dan SDN Tuntang 02 di Kecamatan Tuntang juga jadi sasaran mereka," jelas Kapolres.

Atas perbuatannya terkait pencurian itu, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP mengenai Pencurian Dengan Pemberatan dan diancam pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, komplotan pencurian spesialis sekolah beraksi di SD Negeri Genting 03, Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Aksi ini berhasil digagalkan warga dan sempat terjadi duel antara pelaku dan Kepala Dusun Ngrawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana akibat kejadian ini, Kadus Ngrawan menderita sejumlah luka tusukan dan sempat dirawat di rumah sakit. (Abc/Buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah pemerintah mencabut izin tambang emas Martabe di Tapanuli, Sumatera Utara merupakan bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.
Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT