Kerap Bikin Onar dan Meresahkan Warga, Geng Remaja di Kebumen Dapatkan Pembinaan
- Tim tvOne - Wahyu Kurniawan
Kebumen, Jawa Tengah - Sebanyak 22 remaja usia belasan tahun yang tergabung dalam kelompok yang menamakan dirinya Geng Gaza 14, Kamis (3/11/2022) mendapatkan pembinaan di Aula Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah.
Pembinaan serta pengarahan dilaksanakan dengan menghadirkan para orang tua, kepala desa dan pihak sekolah masing-masing. Sekumpulan remaja ini diminta membubarkan kelompok mereka yang acap kali membuat onar.
Informasi awal yang diterima Polsek Puring dari masyarakat atas adanya sekelompok remaja yang gemar menenggak minuman keras lalu berbuat onar seperti melakukan konvoi dan pemalakan terhadap pengguna jalan yang melintas.
Keberadaan mereka diakui warga sangat meresahkan masyarakat Desa Puring dan sekitarnya. Bahkan beredar informasi mereka acapkali membawa senjata tajam saat berkonvoi yang tentunya membuat warga ketakutan.
Setelah dilakukan penyelidikan, petugas kepolisian akhirnya bisa mengidentifikasi para pelaku. Saat dimintai keterangan oleh petugas, mereka mengaku geng tersebut terbentuk kurang lebih setengan tahun yang lalu.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kebumen Kompol Setiyoko mengatakan Polres Kebumen berinisiatif untuk melakukan pembinaan. Hal ini dilakukan karena hampir semuanya berusia remaja dan dianggap masih bisa untuk disadarkan.
Pembinaan dilakukan dengan melibatkan para orang tua, kepala desa dan pihak sekolah dimana para remaja itu bersekolah.
"Kepolisian dalam hal ini Polres Kebumen meminta tidak ada kelompok-kelompok semacam ini di Kebumen. Tadi adik-adik sepakat dan mau membubarkan diri saat dilakukan pembinaan. Jika dikemudian hari masih ditemukan, maka akan dilakukan tindakan hukum," jelas Kompol Setiyoko dihadapan para hadirin.
Camat Puring Akhmad Ngaisom berharap setelah dilakukan pembinaan para remaja akan lebih produktif pada hal yang positif.
"Pembinaan ini, kami niatkan demi generasi penerus yang lebih baik. Karena setiap orangtua selau ingin memiliki anak yang mempunyai masa depan yang baik. Waktu yang akan datang mari diperbaiki," katanya
Acara pembinaan diakhiri setelah masing-masing remaja itu menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka serta meminta maaf kepada orang tuanya dengan cara sungkem. (Wkn/Buz)
Load more