News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Cabuli Santrinya, Pengasuh Pondok Pesantren di Kebumen Diadukan ke Polisi

Kasus asusila kembali mencoreng lembaga pendidikan pondok pesantren. Kali ini, oknum pengasuh pesantren di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Rabu, 23 November 2022 - 21:27 WIB
Kepala Desa Wonosigro Kecamatan Gombong saat menceritakan kasus dugaan pencabulan oleh oknum pengasuh pondok, Rabu (23/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah - Kasus asusila kembali mencoreng lembaga pendidikan pondok pesantren. Kali ini, oknum pengasuh pesantren di Kecamatan Gombong, Kebumen dilaporkan atas dugaan tindak asusila yang dilakukan kepada santrinya sendiri.

Diketahui, pengasuh sebuah pondok pesantren yang bertempat di Desa Wonosigro, Gombong itu berinisial M. Kasus ini terungkap dari saat keluarga korban melaporkan tindakan tak senonoh tersebut ke Polres Kebumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setidaknya sudah ada 2 santriwati yang berani melapor atas aksi bejat oknum pengasuh pondok pesantren tersebut. Masing-masing santriwati berasal dari Makasar, Sulawesi Selatan, kemudian satunya dari Kecamatan Rowokele, Kebumen.

Namun, Kepala Desa Wonosigro, Kecamatan Gombong, Waluyo saat ditemui di kantornya, tidak menutupi ihwal dugaan kasus pencabulan yang terjadi di lingkungan pesantren yang berada di desanya. 

Bahkan, dalam beberapa kesempatan pemerintah desa (pemdes) telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri dugaan kasus tersebut.

"Info dari masyarakat sampai ke aparat desa kemudian ke saya. Polsek Gombong juga sudah datang mengklarifikasi," jelasnya, saat ditemui tvOnenews.com, Rabu (23/11/2022).

Waluyo mengungkapkan, pengasuh pesantren itu sempat datang ke kantor desa untuk mengakui perbuatannya. Ini dilakukan tak berselang lama pasca kasus tersebut ramai jadi bahan perbincangan masyarakat. 

Berdasarkan keterangan yang didapat, modus terduga pelaku dalam melancarkan aksi ini dengan memberikan rapalan doa sembari melucuti baju korban. 

"Saat itu pak kyai menyampaikan dia itu khilaf. Intinya santri disebul tapi dibuka bajunya. Dia juga sempat menyampaikan maaf ke saya," lanjut Waluyo kepada wartawan.

Sementara itu, dari pantauan di lokasi, pondok pesantren dengan konsep Asrama Pendidikan Islam (API) tersebut terlihat tidak ada aktivitas maupun kegiatan belajar agama. Komplek pesantren yang berada di pinggir jalan itu tampak sepi dengan pintu utama tertutup rapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi dihimpun, pondok pesantren itu berdiri pada 2007 silam. Mayoritas santri merupakan pendatang dari daerah luar. Dari keterangan warga menyebutkan bahwa sosok pengasuh selama ini terkesan tertutup alias kurang berbaur dengan warga.

"Iya biasanya ramai mas. Pak kyai biasanya ngisi pengajian. Sekarang jadi sepi. Santri kelihatannya pada pulang," kata warga yang tak mau disebut nama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.
Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Siapa yang bakal ketiban hoki asmara? Ramalan cinta 11 Agustus 2026 memprediksi 6 zodiak berpeluang menikmati momen romantis dan mendapat sinyal cinta tak terduga.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT