GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Pelecehan Seksual Oknum Pengasuh Pondok Pesantren di Kebumen Bertambah

Korban kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati oleh oknum pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kamis, 1 Desember 2022 - 10:24 WIB
Kabid P3A Dinsos Kebumen saat mendampingi keluarga korban mengadu ke Polres Kebumen, Kamis (1/12/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah - Korban kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati oleh oknum pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (1/12/2022) terus bertambah. 

Sebagai informasi, sebelumnya baru ada dua korban yang mengadukan tindakan asusila itu terlebih dulu. Namun pasca kasus ini terungkap ke publik, barulah korban lain ikut menyusul dengan membuat laporan ke polisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinsos Kabupaten Kebumen Marlina Indrianingrum. Menurutnya, hingga kini sudah ada delapan korban yang memberanikan diri untuk mengadukan ke pihak kepolisian.

"Ya mas, sampai hari ini sudah ada delapan korban yang mengadukan ke Polres Kebumen. Dan kami siap mendampingi sampai selesai," terang Marlina kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Marlina menjelaskan, para korban terbaru tersebut sempat enggan untuk melaporkan. Mereka takut lantaran mendapat intimidasi dari pihak terduga pelaku berinisial M. 

Atas hasil koordinasi lintas instansi, akhirnya korban bersama keluarga memutuskan untuk melapor ke polisi.

"Awalnya mereka (korban) enggan untuk melaporkan ke polisi, anak-anak ini tadinya merasa ketakutan, karena ada ancaman dan intimidasi. Tapi lambat laun mulai terungkap sampai saat ini," jelasnya.

Marlina menuturkan, menurut pengakuan korban yang didampingi, modus kiai M melancarkan aksi tak senonoh tersebut dengan memberi rapalan doa kepada santriwatinya.

Pelecehan itu dilakukan dengan melucuti baju hingga meraba area sensitif para korban. Pelecehan tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun silam.

"Ini berdasarkan dari keterangan korban, katanya ada semacam nantinya mereka itu mendapatkan berkah dari pak kiai gitu," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marlina menyebutkan, santriwati yang mengaku pernah jadi korban pelecehan oleh pengasuh pondok pesantren berinisial M itu rata-rata masih berusia remaja. Namun ada juga korban usia dibawah umur. Para korban ini mayoritas merupakan remaja asal Kebumen dari berbagai kecamatan.

Lebih lanjut, dia tidak bisa memastikan apakah jumlah korban akan terus bertambah. Yang pasti, kata Marlina, saat ini Dinsos P3A Kabupaten Kebumen fokus pada pendampingan para korban, baik dari sisi psikologis serta pendampingan hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
Momen Berbagi Ramadan 2026! Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Panti Sosial

Momen Berbagi Ramadan 2026! Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Lansia dan Panti Sosial

Momentum Ramadan dan Lebaran juga sering dimanfaatkan untuk membantu kelompok rentan seperti lansia dan penghuni panti sosial. Paket sembako kerap kali menjadi
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)
Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Getafe CF dalam lanjutan LaLiga 2025/2026, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.
Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Oknum kepala desa (kades) di Awayan, Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) diduga menjadi pemeran video asusila 7 menit 10 detik yang viral di media sosial.
Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Mahasiswa Indonesia Bersinar di Malaysia, Tim FEB UMB Raih Gold Medal dan Bronze Medal pada 2nd International Student Competition

Ketika mahasiswa mampu menunjukkan gagasan inovatif dan solusi berbasis riset di forum global, hal tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percatur

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, Alasan Utama KPK Periksa Bupati Cilacap di Purwokerto: Kami Menghindari Terjadinya...

Terkuak, alasan utama KPK periksa Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL) di Purwokerto. Dalam hal ini, KPK jelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk meng
Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Perusahaan Tekstil Raksasa Asal Bandung Kena Tegur Keras oleh OJK, Singgung Pasal 11 Ayat 1 POJK

Baru-baru ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi teguran keras terhadap perusahaan tekstil raksasa asal Bandung, Sanksi yang dijatuhkan OJK soal
Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Imbas Video Asusila 7 Menit Diduga saat Live TikTok Viral, Oknum Kades di Balangan Kalsel Mati Kutu: Saya Salah

Oknum kepala desa (kades) di Awayan, Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) diduga menjadi pemeran video asusila 7 menit 10 detik yang viral di media sosial.
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)
Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Nahuel Molina Bersinar! Atletico Madrid Menang 1-0 dan Geser Villarreal di LaLiga

Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Getafe CF dalam lanjutan LaLiga 2025/2026, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT