News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Risya Wisatawan yang Terjebak di Karimunjawa, Sewa Motor Tapi Tak Bisa Beli BBM

Seharusnya pada liburan nataru ini, Risya (24), wanita cantik asal Bandung, Jawa Barat ini bisa melanglangbuana menikmati indahnya panorama di Pulau Karimunjawa
Rabu, 28 Desember 2022 - 17:32 WIB
Risya, wisatawan asal Bandung yang terjebak di Karimunjawa akibat gelombang tinggi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Seharusnya pada liburan nataru ini, Risya (24), wanita cantik asal Bandung, Jawa Barat ini bisa melanglangbuana menikmati indahnya panorama di Pulau Karimunjawa. Sayang, cuaca yang tak bagus dan gelombang laut yang tinggi membuyarkan semuanya.

Risya bersama 2 orang temannya berangkat ke Karimunjawa pada Selasa (20/12) pagi, melalui Dermaga Pelabuhan Kartini Jepara, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat perjalanan naik kapal sebenarnya gelombang sudah lumayan tinggi. Sehingga ia merasa kapal agak bergoyang-goyang menerjang ombak. Mual pun dirasakannya.

Syukurlah, kapal sampai dengan selamat di Dermaga Legonbajak Karimunjawa Selasa Siang. Ia pun dijemput tour operator dan menuju penginapan. Tapi sayang, ia dan rombongan tak bisa langsung berwisata karena cuaca yang tidak bagus. 

"Nggak bisa langsung ya waktu itu. Check in dulu, dan jadwalnya setelah makan siang akan berperahu ke pulau kecil. Tapi jadwal kemudian diganti wisata lewat darat ke pantai," jelasnya saat ditemui Viva setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (28/12/2022).

Foto: Wisatawan dari Karimunjawa tiba di Semarang, Rabu (28/12/2022).(Teguh Joko Sutrisno)

Keesokan harinya pun situasi hampir sama. Cuaca hujan angin sejak pagi hingga malam. Berlayar ke pulau-pulau kecil pun tidak bisa. Mau tak mau, ia pun cuma tiduran di penginapan.

Pun begitu di hari berikutnya. Perasaannya makin tak menentu, begitu ia mendapat informasi kapal penyeberangan untuk pulang ditunda karena gelombang tinggi. Kapal darurat yaitu KM Kelimutu yang lebih besar pun dikabarkan baru bisa menjemput hari Selasa (27/12). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktis Risya tak bisa berbuat banyak di Karimunjawa. Tapi ia punya ide, yaitu meminjam sepeda motor yang disediakan penginapan untuk keliling pulau saat cuaca agak membaik. Tapi apa daya, motor ada tapi bensin tak bisa dibeli karena memang stok di pulau sangat tipis, sedangkan pasokan tersendat akibat gelombang tinggi.

"Maunya ngisi waktu ya, naik motor keliling. Tapi kabarnya harga bensin per liter 20ribu rupiah. Itu pun kalau ada nggak papa, masalahnya sudah nyari gak dapat-dapat. Ya udah memang harus tiduran di homestay," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK akan mengusut sosok-sosok yang diduga ikut kegiatan Ridwan Kamil (RK) di luar negeri saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni pada periode 2018–2023.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil meraih kemenangan pertama sehingga Indonesia menyamakan kedudukan menjaid 1-1 dari Hong Kong.
Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.
Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT