GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menghilang 14 Hari, Bocah Asal Banyumas Ditemukan Menggelandang di Purbalingga

Setelah 14 hari dinyatakan hilang, bocah lelaki berinisial V (12) ditemukan. Bocah asal Sumbang, Banyumas itu, ditemukan petugas polantas Polres Purbalingga.
Jumat, 30 Desember 2022 - 11:11 WIB
Bocah V (12) saat dibujuk petugas Satlantas Polres Purbalingga.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Purbalingga, Jawa Tengah - Setelah 14 hari dinyatakan hilang, bocah lelaki berinisial V (12) ditemukan. Bocah asal Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas itu, ditemukan petugas polantas Polres Purbalingga saat sedang mengamen di simpang empat Sirongge.

V teridentifikasi sebagai anak hilang setelah salah satu warga di sekitar Pos Lalu Lintas Sirongge, Purbalingga mengenalinya. Saat itu ia meminta makan kepada petugas yang sedang berjaga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena kebetulan pernah melihat postingan anak hilang di Grup Facebook," ujar Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Mia Novrila Safitry, Jumat (30/12/2022).

Setelah memastikan benar itu adalah V, warga menghubungi keluarga di nomor telepon yang tertera di postingan Grup medsos.

Mengetahui akan dijemput keluarganya, V langsung lari dan pergi. Petugas kepolisian, warga dan personil Satpol PP lalu kembali mencari V. Setelah ditemukan di Simpang Empat Babakan, lalu dibawa kembali ke Pos Lalu Lintas Sirongge.

Saat ditemukan V mengenakan kemeja kotak-kotak lengan panjang warna hitam. Kemudian dibujuk agar mau pulang ke rumahnya. Aipda Teguh Riyanto, anggota Unit Dikyasa Satlantas Polres Purbalingga berupaya membujuk V agar mau kembali ke rumahnya. Saat itu, kedua orang tuanya datang ke Pos Lantas.

"Setelah dibujuk oleh petugas, akhirnya V mau untuk ditemukan dengan ibu kandungnya. Dengan syarat diantar pulang bersama Pak Polisi," ujarnya

Selama kabur dari rumah di Purbalingga, V menyambung hidup dengan jalan mengamen di sejumlah lokasi. 

Menurut penuturan Etty, ibu dari V, sudah 14 hari anaknya pergi dari rumah. Dia kabur setelah dimarahi olehnya saat bertengkar dengan sang adik.

"Mungkin karena cemburu adiknya yang dibela pada saat berkelahi, jadi marah dan kabur dari rumah," ungkap Etty.

Pihak keluarga sudah berupaya mencari. Sebelumnya, V sempat terlihat di Terminal Purbalingga, namun ketika pihak keluarga mendatangi, sudah tak terlihat.

Sesuai dengan kesepakatan antara V dengan Aipda Teguh Riyanto, kemudian V diantar pulang menggunakan mobil patroli Satlantas Polres Purbalingga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, dia sempat mengambil uang tabungannya dari hasil mengamen di sejumlah lokasi di Purbalingga. Salah satunya di warung makan yang ada di Jalan MT Haryono Purbalingga.

Kemudian, dia diantar langsung oleh petugas Satlantas Polres Purbalingga bersama ibunya ke rumahnya di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. (Sjo/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT