News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisa Tingkatkan Ketangkasan, Disdikbudpora Kab. Semarang Bolehkan Siswa Bawa Lato-Lato ke Sekolah

Pro kontra permainan lato-lato yang saat ini cukup digemari oleh anak anak, menarik perhatian Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang
Jumat, 20 Januari 2023 - 02:33 WIB
Guru SMP N 5 Ungaran, Kabupaten Semarang berikan Edukasi bermain lato lato yang aman, Kamis (19/1/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Pro kontra permainan lato-lato yang saat ini cukup digemari oleh anak anak, menarik perhatian Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbubpora) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Menyikapi maraknya permainan lato-lato yang dilakukan oleh anak anak baik dirumah, tempat bermain hingga sekolah Disdikbudpora Kabupaten Semarang mengambil kebijakan tidak melarang anak anak membawa lato-lato ke sekolah asalkan dimainkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengatakan, tidak mempermasalahkan anak anak membawa lato lato ke sekolah, asalkan tidak dimainkan saat jam pelajaran atau di dalam kelas.

" Itu kan permainan anak anak, kita juga tidak larang anak anak bermain. Masak mau main lato lato dilarang. Tapj kita ada aturan dimana jika membawa lato lato ke sekolah ya mainnya waktu jam istirahat atau pulang sekolah," jelasnya saat dijumpai pada Kamis (19/1/2023).

Dikatakan lebih lanjut oleh Sukaton, dalam bermain lato lato ini anak anak tidak perlu dilarang. Namun perlu didampingi dan diarahkan agar bisa bermain sesuai waktu dan tempat.

" Ya kalo disekolah pas pelajaran jangan dimainkan Karena kan mengganggu, ini juga peran bapak/ibu guru untuk mengingatkan anak anak agar bisa main lato lato sesuai waktu dan tempat. Serta bagaimana main lato lato yang aman," imbuhnya.

Lato-lato merupakan permainan yang pernah populer di tahun 1990an dianggap bisa mengalihkan perhatian anak kecanduan gadget atau HP.

" Main lato lato kan juga bisa melatih ketangkasan dan fokus anak. Daripada main hp terus menerus kan biaa bahaya bagi anak. Apalagi saat ini banyak konten media sosial yang membawa dampak negatif ke anak," pungkas Sukaton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Kadisdikbudpora Kab. Semarang, kepala sekolah SMP N 5 Ungaran, Kuswahyu Widiyanti, mengatakan bahwa dengan arahan dan pendampingan, bermain lato lato bagi anak anak juga cukup banyak manfaatnya.

" Bagi anak anak main lato lato bisa melatih ketrampilan motorik anak, ketangkasan dan konsentrasi. Tapi jika di bawa ke sekolah ya tentu tidak boleh dimainkan saat jam pelajaran dan di dalam kelas. Boleh dimainkan saat jam istirahat namun tetap dalam pengawasan guru," terangnya. (Abc/Buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT