News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Ibu di Wonosobo Melahirkan Bayi di Mobil Patroli Polisi

Seorang ibu, Iyah (39) asal Dusun Kalikuto, Candimulyo, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, melahirkan bayinya di dalam mobil patroli polisi Polsek Kertek, Wonosobo.
Rabu, 25 Januari 2023 - 23:27 WIB
Petugas dari Polsek Kertek berjaga-jaga saat ibu hamil melahirkan di dalam mobil patroli, Rabu (25/1/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, Jawa Tengah – Seorang ibu, Iyah (39) asal Dusun Kalikuto, Desa Candimulyo, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, melahirkan bayinya di dalam mobil patroli polisi milik Polsek Kertek, Wonosobo, pada Rabu siang (25/01/23).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kertek, AKP Eddy Vico Bey. Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi saat anggota polisi tengah melakukan kegiatan patroli rutin dikawasan Rest Area Candiyasan, Kertek, Wonosobo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat itu anggota polsek Kertek, Aiptu Sutiana dan Aipda Setya Dwi Nugraha tengah melaksanakan patroli rutin, berhenti dan mendinginkan rem mobil di kompek rest area Candiyasan Kertek.  Tiba-tiba anggota mendengar teriakan minta tolong dari warga kalau ada perempuan yang mau melahirkan,” ujar AKP Eddy Vico.

Mengetahui hal tersebut, tanpa menunggu lama kedua anggota Polsek Kertek pun kemudian membawa Iyah (39) bersama suaminya Mustakim masuk ke dalam mobil patroli menuju Puskesmas 2 Kertek yang berada di Desa Reco.

“Saat dalam perjalanan Mustakim mengatakan jika air ketubannya sudah pecah, bahkan mendekati puskesmas sudah ada tanda-tanda kepala bayi kelihatan. Sampai di depan Puskesmas, Aiptu Sutiyana bergegas meminta bantuan petugas Puskesmas untuk membantu mengangkat pasien,” terangnya.

Namun akibat kondisi Iyah yang tidak memungkinkan diangkat kedalam Puskesmas, tiga orang petugas Puskesmas Kertek 2 yang diketahui bernama Riyanti, Ika Desi Harnindita dan Uswatun Hasanah akhirnya membantu proses kelahiran bayi tersebut di dalam mobil Patroli Polsek kertek.

Foto: Iyah (39) bersama bayinya usai melahirkan di mobil patroli polisi. 

“Akhirnya proses kelahiran bayi Ibu Iyah ini di dalam mobil patroli kami. Karena Puskesmasnya di depan Sekolah dan di tepi jalan umum, kedua petugas polisi membantu sterilkan lokasi agar tidak menjadi tontonan warga." ungkap Eddy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulilah proses kelahiran berjalan lancar, bayi dan ibu dipindahkan ke ruangan di dalam Puskesmas. Ibu dan bayi dalam keadaan selamat, bayi dengan bobot 1.850 gram Panjang badan 46 cm,” tambahnya.

Kapolsek Kertek AKP Eddy Vico Bey, juga mengatakan anggota polisi yang tengah bertugas di lapangan harus selalu siap siaga menghadapi segala macam kondisi demi menolong warga.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif Sementara Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Kekecewaan Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Konselor Dampingi Keluarga

Motif sementara anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu mulai digali pihak kepolisian.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Thalita Ramadhani Gagal Buka Kemenangan, Indonesia 0-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Thalita Ramadhani Gagal Buka Kemenangan, Indonesia 0-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Thalita Ramadhani Wiryawan gagal meraih kemenangan di laga debutnya sehingga Indonesia kini tertinggal 0-1 dari Hong Kong.
Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Kayu Gelondongan di Aceh ke Tahap Penyidikan

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Kayu Gelondongan di Aceh ke Tahap Penyidikan

Hal ini dibenarkan oleh Dittipidter Bareskrim Polri, Brigjen Moh. Irhamni, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Persija Jakarta Sudah Punya 4 Striker, Tepatkah Langkah Macan Kemayoran Datangkan Mauro Zijlstra?

Dengan kedatangan Mauro Zijlstra, Persija Jakarta total akan memiliki lima striker tajam. Lalu, apakah pemain Timnas Indonesia itu bisa merebut tempat utama?
Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Disebut-sebut Ikut Lakukan Pemukulan

Bahar Bin Smith dijadwalkan untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser pada Rabu (4/2/2026). 
Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus Terima Kabar Superbahagia dari Dusan Vlahovic Jelang Tantang Atalanta di Perempat Final Coppa Italia

Juventus tampaknya menerima kabar superbahagia menjelang duel kontra Atalanta di perempat final Coppa Italia. Dusan Vlahovic sudah kembali berlatih setelah pulih dari cedera.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT