News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Penganiayaan Usai Makan Malam, Orang Tua Rio Ferdinan Desak Polisi Usut Pelaku Lain

Pihak keluarga Taruna Politeknik Pelayaran Surabaya Muhammad Rio Ferdinan Anwar bersikukuh menyatakan jika pelaku penganiayaan terhadap korban bukan tunggal mel
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 12 Februari 2023 - 02:09 WIB
Soal Penganiayaan Usai Makan Malam, Orang Tua Rio Ferdinan Desak Polisi Usut Pelaku Lain
Sumber :
  • tim tvone/Zainal

Surabaya, tvOnenews.com - Pihak keluarga Taruna Politeknik Pelayaran Surabaya, Muhammad Rio Ferdinan Anwar bersikukuh menyatakan jika pelaku penganiayaan terhadap korban bukan tunggal melainkan ada pelaku lain di luar hal tersebut. Hal itu diungkapkan ayah korban, Mochamad Yani, Sabtu (11 /2/2023).

Ayah korban mengaku belum puas kalau hanya satu orang yang ditetapkan tersangka. Dia meyakini ada aktor intelektual dalam penganiayaan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus ada (pasal) 55 (penyertaan)-nya. Ikut serta. Sebab, ada yang menyuruh masuk atau dimasukkan ke kamar mandi,” ungkapnya.

Yani ingin penyidik lebih mendalami peran tiga senior lain yang ikut tersangka ke toilet bersama anaknya saat kejadian.

Dia menambahkan, keadilan harus benar-benar ditegakkan. Keyakinan itu, salah satunya, berdasar hasil pertemuannya dengan AJP di mapolrestabes. Yani menyebut saat itu yang akan dianiaya bukan hanya Rio.

Menurut Yani, ada lima taruna lain yang menunggu giliran masuk ke kamar mandi. Mereka juga dipaksa ikut ke sana dengan dalih pembinaan.

Korban ambruk ke depan setelah terkena pukulan kedua dari AJP, seniornya di kampus. Kondisinya tidak sadar sehingga membuat wajahnya terbentur lantai. Hidung, dahi, dan bibirnya terluka.

Kanitresmob Polrestabes Surabaya AKP Zainul Abidin menjelaskannya ketika disinggung luka di bagian kepala pemuda 19 tahun tersebut. Sebab, pangkal kecurigaan keluarga korban akan kematian Rio adalah luka di wajah. Misalnya, bibir, dahi, dan hidung. Lalu, mulut yang mengeluarkan darah.

"Jatuhnya korban ke arah depan setelah dipukul. Kondisinya tidak sadar. Jadi, wajahnya terbentur lantai,” ujarnya.

Abidin menerangkan, korban tidak sadar karena pukulan pelaku diduga terkena ulu hati. Menurut dia, korban masih hidup ketika terkapar di lantai. Namun, napasnya tersengal-sengal.

"Berdasar pemeriksaan awal, pukulan tersangka mengakibatkan makanan kembali ke atas. Menuju paru-paru. Ini yang membuat korban kesulitan bernapas dan akhirnya meninggal,” paparnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Sukolilo tersebut menjelaskan, pihaknya masih berusaha memastikan peran tiga senior lain korban yang ikut ke toilet tersebut. Dalam pemeriksaan awal, mereka berkilah tidak menganiaya. Dalihnya hanya menjaga lokasi dan menunggu AJP.

"Tetapi, masih terus kami dalami. Nanti ada gelar perkara lagi yang dilakukan untuk memastikan status ketiganya,” kata Abidin.

Dia menambahkan, tersangka menyebut penganiayaan itu adalah bentuk pembinaan kepada junior. Rio menjadi sasaran karena dinilai tidak respek ketika berada di ruang makan. ’’Menurut tersangka, korban tidak tertib. Ketika makan, ramai sendiri,” paparnya

Kronologi Tewasnya Korban Dihajar Setelah Makan Malam

1. Muhammad Rio Ferdinan Anwar dinilai tidak sopan oleh empat seniornya karena dianggap berisik di ruang makan.

2. Mereka memaksanya ikut ke toilet setelah makan dengan alasan akan dibina.
3. Rio dipukul AJP, satu di antara empat seniornya, di bagian perut sebanyak dua kali. Hantaman kedua terkena ulu hati sehingga Rio tidak sadar dan langsung ambruk ke lantai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Rio dibopong keluar toilet oleh empat seniornya itu. Mereka mengklaim pemuda 19 tahun tersebut terjatuh di toilet. Rio dibawa ke RSU Haji Sukolilo dengan ambulans klinik kampus. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Atas perbuatanya tersebut AJP dijerat dua pasal sekaligus akibat tindakannya. Warga Banyu Urip itu disangka melanggar Pasal 353 Ayat (3) dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP. Sebab, penganiayaan yang dilakukan menyebabkan kematian. Ancaman hukumannya adalah sembilan tahun penjara. (zaz/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Pemerintah Relokasi Warga Pasar Senen Dari Pinggir Rel ke Hunian Layak, Seskab Teddy Turun Tangan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari jalur rel dan dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga kawasan layak huni dengan fasilitas lengkap.
Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT