News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuliner Nasek Essoh Khas Madura, Menggugah Selera Makan

Sajian kuliner diburu oleh pecinta makanan. Di Bangkalan, ada kuliner yang digemari oleh para penikmat makanan, yaitu dengan sebutan Nasek Usus (Nasi Usus)
Senin, 20 Februari 2023 - 14:36 WIB
kuliner nasek essoh Madura
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, Jawa Timur - Sajian kuliner selalu diburu oleh para pecinta makanan. Di Bangkalan misalnya, ada sebuah kuliner yang digemari oleh para penikmat makanan, yaitu dengan sebutan Nasek Usus (Nasi Usus).

Nasek Essoh berbahan dasar usus dan daging babat dari hewan ternak sapi. Menu itu disandingkan dengan nasi jagung atau nasi putih sesuai dengan selera penikmat kuliner, nikmat rasanya di lidah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar menu memiliki kualitas empuk dan memiliki rasa yang gurih, essoh dan daging babat sapi direbus kurang lebih selama satu jam lamanya. Kemudian disiapkan bumbu racikan seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, garam serta bumbu rahasia.

Pantauan tvonenews.com, menu essoh dan daging babat sapi yang sudah direbus di wadah berbeda, kemudian direbus dalam satu wadah. Hal ini dilakukan guna bumbu tersebut meresap ke dalam menu. Untuk menghasilkan rasa yang lebih nikmat, kedua bahan digoreng secara terpisah. Sambal digoreng, ditambahkan ke racikan bumbu yang diaduk secara merata dengan usus. Setelah itu, daging babat sapi digoreng dengan proses serupa.

Agus Zubair, pecinta kuliner mengatakan, kenikmatannya terletak pada rasanya yang gurih, serta cita rasa pedasnya. Selain itu begitu daging babat serta ususnya, terasa lunak saat dimakan.

"Ususnya empuk banget mas, dan mantap banget, apalagi ditambah pedasnya khas Madura banget," tuturnya (20/2).

Lanjutnya, selain merasakan nikmatnya menu usus dan daging babat dari sapi, pihaknya juga merasa makan puas karena bisa menambah porsi nasi putih secara gratis.

"Iya mas, kalau bisa pingin nambah nasi putih, di warung ini gratis mas," ungkapnya.

Proses memasak kuliner ini pun, diakui tidak mudah. Selain harus paham cara membersihkan daging babatnya, proses membuat lunak daging usus dan babat ini pun, membutuhkan waktu lama, termasuk dengan memakai metode presto terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menu babat Usus itu prosesnya sangat lama. Ia harus dipresto sekitar satu jam, setelah itu dibumbui dan dimasak lagi, lalu digoreng dan ditambahin bumbu lagi. Iya spesial disini, jika ingin pelangan menambah nasi tidak dikenai biaya alias gratis," terang Anna Nabila, pemilik kuliner nasek essoh.

Harga perporsi nya, tidak memberatkan isi dompet. Cukup lima belas ribu rupiah, bisa menikmati kenikmatan nasek essoh, di Bangkalan, Madura. (fds/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi mengungkap sifat asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea.
Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah imbau masyarakat Jatim kibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026.
Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa Bangladesh bukanlah tim yang patut dipandang sebelah mata. Skuad Garuda memerlukan kemenangan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Penanganan kebakaran hutan masih terus dilakukan di awasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.
Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau hanya bermodal Rp13 ribu dan KTP nenek, Maulana, pemuda 19 tahun asal Cilacap, justru menjadi korban tragedi KM Virgo. Simak kisah pilunya.
Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa masih terus dilanjutkan.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT