GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Kendaraan Tertahan di Jalur Provinsi Malang Kediri Selama 15 Jam, Ternyata Ini Sebabnya

Ratusan kendaraan tertahan selama 15 jam di jalur Provinsi Malang-Kediri, hampir selama 15 jam dikarenakan proses pembersihan tiga titik material longsor.
Rabu, 1 Maret 2023 - 17:09 WIB
Ratusan Kendaraan Tertahan di Jalur Provinsi Malang Kediri Selama 15 Jam
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Ratusan kendaraan tertahan selama 15 jam di jalur Provinsi Malang-Kediri, diketahui tertahannya kendaraan roda empat hingga truk ekspedisi di jalur Provinsi, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang hampir selama 15 jam dikarenakan proses pembersihan tiga titik material longsor.

Selain tertahan di salah satu rest area, ratusan kendaraan roda empat dan seterusnya juga terjebak kemacetan di sepanjang jalur wilayah Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon. Kemacetan akibat tebing longsor mengular hingga lima kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga asal Makassar bernama Wati (50) mengaku, tengah bersama keluarga dalam perjalanan pulang dari wisata di wilayah Ngantang. Namun saat perjalanan pulang ke rumah saudara di Pujon, terjebak ada tebing longsor.

"Kami bersama keluarga memilih menunggu proses pembersihan selesai, karena mau lewat jalur alternatif takut, selain tidak tahu arahnya juga jalannya berbelok belok dan naik turun. Jadi, kami memilih bertahan dan tidur di dalam mobil," akui Wati, Rabu (1/3).

Sementara hal ini juga diakui Supeno (50) seorang sopir bus Bagong asal Jombang, dia dengan terpaksa juga tertahan di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, karena kemarin sesaat sebelum terjadi longsor, saya perjalanan antara penumpang dari Jombang menuju Malang. Namun setibanya dekat lokasi longsor, mendapat kabar bahwa lokasi yang kemarin lusa longsor terjadi longsor lagi.

"Mau melanjutkan perjalanan sudah tidak bisa, lalu lintas ditutup oleh petugas karena terjadi longsor lagi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, akhirnya juga bermalam di dalam bus bersama 12 penumpang yang akan menuju Malang," kata Supeno.

Selama tertahan kurang lebih 15 jam, Supeno dikonfirmasi soal setoran mengaku, kalau soal setoran tidak ada, karena ini kejadian alam oleh pihak perusahaan dibebaskan sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau penumpang awalnya 12 orang. Namun setelah pagi hari banyak penumpang memilih naik ojek dan ada pula yang dijemput pihak keluarga dan tinggal dua penumpang yang menunggu sampai kembali jalurnya bisa dilalui," terang Supeno.

Ditanya soal kerugian Supeno, seorang yang malang melintang di angkutan menjawab mengalami kerugian akibat kejadian alam ini. "Ya, tidak apa apa, kan ini hanya sesekali kejadian seperti ini dan lagi tidak terus menerus," ujar Supeno. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT