News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri ATR/BPN Tetapkan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap dan Bagikan Sertifikat Tanah

Menteri Agraria dan Tata Ruang, sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional, Hadi Tjahjanto, menetapkan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap pertama di Jawa Timur
Rabu, 29 Maret 2023 - 14:01 WIB
Menteri ATR/BPN tetapkan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap dan Bagikan Sertifikat Tanah
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional, Hadi Tjahjanto, menetapkan Kota Madiun sebagai Kota Lengkap pertama di Jawa Timur dan nomor 2 se Indonesia setelah Kota Denpasar Bali. 

Launching Kota Madiun sebagai kota lengkap ini ditandai dengan deklarasi bersama antara Mentri ATR, Hadi Tjahjanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Walikota Madiun Maidi dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Madiun Carso Ahdiat di Asrama Haji Kota Madiun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini kementrian ATR dan BPN mendeklarasikan Kota Madiun menjadi kota lengkap. Madiun adalah kota kedua setelah Denpasar, sehingga kita Madiun adalah kota pertama di Jawa Timur dan kota ke dua di Indonesia,” Kata Hadi Tjahjanto. 

Mentri ATR/ Kepala BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan, Kota Lengkap memiliki sejumlah kriteria, seperti sudah adanya pemetaan dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kota. 

Dan kriteria tersebut sudah harus terdaftar baik secara tekstual maupun yuridis. Secara tekstual yaitu, tidak ada tumpang tindih dari bidang satu dengan lainnya. Kemudian secara yuridis apabila buku tanah atau surat ukur bidang tanah yang diukur bisa diunduh secara elektronik dan akurat. 

“Keuntungannya yang pertama bisa memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah kepada seluruh masyarakat, kedua terhindar dari sengketa dan konflik kepemilikan tanah dan ketiga, ini yang terpenting bisa mengurangi ruang gerak mafia tanah, karena semua masyarakat sudah memiliki sertifikat berbadan hukum,” imbuhnya. 

Kemudian, masih lanjut Hadi, manfaat keempat menjadi kota lengkap adalah memberikan kepastian hukum kepada investor yang ingin menanamkan investasinya, dan yang terakhir nomor lima, manfaatnya adalah mempermudah proses digitalisasi seluruh permasalahan pertanahan di kota tersebut. 

“Saya yakin para investor sebentar lagi juga akan datang ke Kota Madiun karena sudah jelas memiliki kepastian hukum untuk menanamkan investasinya dan pastinya tidak ada lagi permasalahan atau sengketa tanah di kemudian hari,” tandas Hadi. 

Seperti yang diketahui bahwasanya Kota Madiun mendaftar tanah seluas 65.559 bidang atau mencapai 95,12 persen dari target, serta buku tanah valid sebesar 65.526 bidang atau 99,95 persen. 

Capaian Kota Lengkap adalah hasil sinergi dan kolaborasi yang sangat baik, khususnya antara pihak BPN dengan pemerintah daerah.

Selain mendeklarasikan Kota Madiun sebagai kota lengkap, kementrian pertanahan juga menyerahkan sertifikat tanah aset, wakaf dan juga rumah ibadah. Adapun sertifikat tanah yang sudah diserahkan antara lain 143 sertifikat aset Pemkot Madiun, 12 sertifikat Wakaf dan 1 sertifikat aset kementrian Agama, dan satu lagi adalah Sertifikat Keuskupan Surabaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri ATR dan Kepala BPN juga menyerahkan sertifikat aset Pemkab Madiun sebanyak 1407 bidang. Kemudian 4 bidang aset Provinsi, 35 bidang milik negara (BMN) dan 13 bidang aset PLN di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. 

“Kegiatan ini sebagai bentuk langkah nyata Kementerian ATR/BPN dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi seluruh rumah-rumah ibadah, tanpa terkecuali dan tanpa diskriminasi,” pungkas Hadi Tjahjanto. (men/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT