News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbatas Bukan Alasan Tak Berkarya, Inilah Persawangi Kumpulan Pesepakbola Difabel di Banyuwangi

para difabel berkreativitas membentuk skuad sepak bola yang tergabung dalam Persatuan Sepak bola Amputasi Banyuwangi (Persawangi). 
Minggu, 2 April 2023 - 14:26 WIB
Inilah Persawangi, Kumpulan Pesepakbola Difabel
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Memiliki kekurangan, bukan berarti membuat para difabel di Banyuwangi berhenti berkreativitas. Mereka membentuk skuad sepak bola yang tergabung dalam Persatuan Sepak bola Amputasi Banyuwangi (Persawangi). 

Para pemain seluruhnya difabel akibat kehilangan anggota badan. Sempat vakum, tim ini kembali dihidupkan. Tim sepakbola difabel ini sudah diakui Indonesia Amputee Football (INAF). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus hidupkan tim sepakbola difabel ini untuk perkembangan olahraga," kata Ketua Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia, (PSAI) Banyuwangi, Temon, Minggu (2/4).
 
Tim Banyuwangi juga sempat ikut berlaga di turnamen Trofeo Jember, namun tersingkir. Kala itu pemain Banyuwangi terbatas. Usianya sudah tua, ditambah tidak ada pemain pengganti. 

"Saat itu baru 3 hari latihan langsung main, dan tidak ada pemain pengganti, sehingga gugur," kata Temon. 

Alatnya pun ala kadarnya. Seharusnya pakai tongkat sport. Atlet Banyuwangi justru pakai tongkat medis, mudah patah saat terkena bola.

"Lawannya pakai tongkat sport harganya Rp2,5 juta. Kita pakai tongkat medis harganya Rp90 ribu. Kena bola patah, " ujar Temon. 

Harapannya tahun ini mulai ditumbuhkan, tim kembali diaktifkan. Pemain-pemain lama dikumpulkan dan kembali diajak latihan. Kini personel yang sudah terkumpul sudah ada 13 orang, disokong 2 orang manajemen. 

Manajer Tim Persawangi, Indah Tukiman mengatakan banyak warna saat menjalankan Persawangi ini. Kendalanya juga banyak. Misalnya membangun kekompakan tim. Kediaman para pemain juga jauh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim ini tidak melulu soal sepak bola. Karena di tim ini juga fokus untuk membangun kebersamaan dan kepercayaan diri bagi para difabel. Karena penyebab mereka kehilangan anggota tubuh ini berbeda-beda. Ada yang dari lahir dan ada yang karena kecelakaan. 

"Sirkel ini untuk menumbuhkan percaya diri dan menegaskan bahwa dengan kondisi yang saat ini masih bisa berkarya. Bahkan juga masih bisa menjadi atlet," bebernya. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT