GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Libur Lebaran, Sekolah di Surabaya Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran, Datangkan Petugas Damkar

Banyaknya masyarakat yang mudik lebaran, salah satu sekolah dasar di Surabaya menggelar simulasi pemadaman kebakaran, mendatangkan petugas Damkar
Senin, 10 April 2023 - 15:14 WIB
Jelang Libur Lebaran, Sekolah Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Banyaknya masyarakat yang mudik saat libur panjang lebaran, membuat salah satu sekolah dasar di Surabaya menggelar simulasi pemadaman kebakaran, dengan langsung mendatangkan petugas Damkar dari Pemkot Surabaya. Peserta simulasi ini mulai dari security, office boy, guru hingga para siswa.

Sebelum mudik lebaran ke kampung halamannya masing-masing, diharapkan masyarakat menyiapkan dan mengamankan segala sesuatunya, termasuk dari musibah kebakaran yang bisa saja terjadi karena lalai atau lengah, di saat menikmati libur lebaran. Karena itu, Sekolah Dasar Muhammadyah 4 Pucang Surabaya menggelar simulasi pemadaman kebakaran yang digelar di halaman sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu regu petugas Damkar Kota Surabaya sengaja didatangkan ke sekolah tersebut untuk memberikan simulasi cara memadamkan api dengan benar dan aman. Peserta simulasi memadamkan api kebakaran ini mulai dari security, office boy, para guru dan sejumlah siswa, yang mempraktikkan langsung cara memadamkan api.

Sebelum melakukan simulasi, petugas damkar mengenalkan kepada para siswa satu per satu peralatan yang dibawa dan apa fungsinya. Selanjutnya petugas mempraktikkan cara memadamkan api dengan menggunakan karung basah dan tabung apar atau alat pelindung api ringan.

Kepala Sekolah SD Muhammadyah Edy Susanto menyebutkan, simulasi ini dalam rangka menjelang liburan sekolah saat Hari Raya Idul Fitri. Pihaknya memberikan edukasi dengan melibatkan langsung petugas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya dengan memberikan pendidikan kepada para guru, siswa, security dan office boy sekolah.

“Ini mengantisipasi kebakaran, baik di rumah maupun di sekolah saat libur lebaran, begitu juga kita memberikan edukasi kepada para siswa bagaimana memadamkan api dengan benar dan baik, serta aman, dengan diajarkan langsung oleh ahlinya yakni petugas Damkar,” ujar Edy Susanto.

Para siswa menyambut dengan senang simulasi pemadaman kebakaran ini. Apalagi dengan menghadirkan petugas damkar langsung ke sekolah. Mereka menjadi tahu apa saja peralatan yang digunakan petugas Damkar, dan bagaimana cara memadamkan api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi sempat dikenalkan dan diajarkan apa saja alat-alat yang dibawa oleh petugas pemadam kebakaran yang dibawa di dalam mobil damkar,”  ucap Askiyah Hanifah Putri Handayani, salah satu siswa yang ikut simulasi.

“Senang kita jadi tahu apa peralatan yang dibawa, bagaimana tugas damkar dalam memadamkan api. Tadi juga diajarkan bagaimana memadamkan api dengan memakai karung basah dan tabung apar. Mudah, gak susah memandamkannya. Saya gak takut,” ujar siswi kelas empat ini.
Diharapkan dengan simulasi memadamkan kebakaran ini, para siswa, guru, security dan office boy bisa mengatasi kebakaran apabila terjadi di saat momen libur lebaran. Sehingga mereka sudah tidak panik lagi menghadapi kobaran api yang belum membesar dan bisa memadamkan api dengan benar dan aman sesuai dengan simulasi yang diajarkan petugas damkar. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen tidak akan dapat dicapai tanpa fondasi stabilitas politik yang kuat.
Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, membuat pengakuan soal keputusannya dinaturalisasi. Sang penjaga gawang memutuskan untuk menanggalkan kewarganegaraan Belanda-nya.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Hyundai Hillstate dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan kontrak dengan Megawati Hangestri untuk bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi primadona masyarakat super high-end karena menawarkan beragam fasilitas yang lengkap, mewah, dan terletak di kawasan eksklusif dan strategis.
Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 jadi momentum bagi Pemkab Mojokerto untuk memperkuat arah pembangunan yang lebih merata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT