News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Organda Tanjung Perak Tolak Kebijakan Larangan Beroperasi di Pelabuhan bagi Angkutan Barang saat Libur Lebaran

Jelang arus mudik lebaran, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali memberlakukan larangan melintas untuk truk dan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Lebaran 2023.
Rabu, 12 April 2023 - 11:23 WIB
Organda Tanjung Perak tolak kebijakan larangan beroperasi di pelabuhan bagi angkutan barang saat libur Lebaran
Sumber :
  • Zainal Azkhari-tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Jelang arus mudik lebaran, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali memberlakukan larangan melintas untuk truk dan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Lebaran 2023.

Larangan melintas tersebut dilakukan seiring dengan prediksi tingginya jumlah pemudik pada tahun ini yang mencapai 123,8 juta orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah tersebut, sekitar 36 juta di antaranya akan menggunakan mobil pribadi atau sewa. 

Pelarangan melintas untuk truk dan kendaraan angkutan barang akan mulai diberlakukan pada 18-21 April 2023 untuk arus mudik Lebaran 2023.

Sementara itu, untuk arus balik pelarangan akan dimulai pada 24-26 April 2023

Menanggapi larangan beroperasi di saat arus mudik lebaran, Organisasi Angkutan Darat (Organda) wilayah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tegas menolak kebijakan pemerintah soal larangan beroperasi bagi seluruh armada angkutan barang maupun logistik. Mereka berencana akan tetap beroperasi. 

Organda Tanjung Perak tolak kebijakan larangan beroperasi di pelabuhan bagi angkutan barang saat libur Lebaran. Dok: Zainal Azkhari-tvOne

Ketua Organda Tanjung Perak Surabaya Khodi Lamahayu mengatakan jika larangan tersebut sangat tidak relevan dengan kondisi ekonomi yang sedang lesu seperti saat ini.

Menurut Khodi, semestinya angkutan barang di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tetap bisa beroperasi karena di wilayah pelabuhan tidak terdampak kemacetan arus mudik.

Bukan tanpa alasan penolakan Organda terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Ini didasari oleh lesunya perekonomian usai dua tahun pandemi. 

Sehingga, momentum arus mudik lebaran dimana permintaan angkutan barang (logistik) meningkat sangat membantu pemasukan pelaku usaha khususnya transportasi barang bertahan di masa resesi.

“Momen lebaran ini musim panen istilahnya bagi pengusaha transportasi. Jadi sangat membantu ekonomi mereka di saat ekonomi lesu seperti ini. Jika mereka harus dihentikan untuk tidak beroperasi akan menambah beban operasional perusahaan karena harus mengeluarkan THR bagi karyawannya,” ujar Khodi.

tvonenews

Mohammad Shaleh (50), seorang sopir pickup kentang asal Pasuruan, menuturkan jika masa lebaran tahun ini angkutan logistik meningkat di atas 100 persen dibanding tahun lalu.

Hal ini merupakan angin segar bagi dirinya sebagai sopir untuk menikmati hasil setelah dua tahun lesu akibat pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya hampir seminggu dua kali membawa kentang dan sayur dari Bromo untuk dikirim melalui jasa ekspedisi kapal di Tanjung Perak. Memasuki Ramadhan dan lebaran order angkutan saya meningkat dan berkah buat keluarga saya. Semoga pemerintah dalam hal ini Kemenhub mau meninjau ulang kebijakan larangan beroperasi karena Tanjung Perak itu jalannya sepi kalau lebaran,” harapnya.

Dua tahun pandemi lalu pengusaha jasa angkutan barang dan angkutan lainnya yang tergabung dalam Organda telah mengalami penurunan pendapatan sebesar 60 persen. (zaz/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap KDM Bakal Berikan Hadiah Jika Warga Laporkan Penjualan Rokok Ilegal

Siap-siap KDM Bakal Berikan Hadiah Jika Warga Laporkan Penjualan Rokok Ilegal

KDM mengimbau pedagang dan konsumen tidak lagi memperjualbelikan maupun membeli rokok tanpa cukai resmi. KDM siapkan aplikasi pelaporan online berhadiah..
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Norwegia usai Buat Keputusan Kontroversial Berujung Kekalahan Telak 1-4 dari Prancis

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Norwegia usai Buat Keputusan Kontroversial Berujung Kekalahan Telak 1-4 dari Prancis

Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, buka suara usai keputusan kontroversialnya cadangkan seluruh pemain inti saat hadapi Prancis di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026: Seorang Messi Pun Belum Bisa, Ousmane Dembele Cetak Rekor Langka dan Ajaib saat Bawa Prancis Hancurkan Norwegia 4-1

Piala Dunia 2026: Seorang Messi Pun Belum Bisa, Ousmane Dembele Cetak Rekor Langka dan Ajaib saat Bawa Prancis Hancurkan Norwegia 4-1

Penyerang Timnas Prancis, Ousmane Dembele, mencuri perhatian pada matchday terakhir fase grup Piala Dunia 2026. Bintang Paris Saint-Germain itu ukir rekor baru.
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,660 Juta per gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,660 Juta per gram

Dilansir dari laman Logam Mulia, harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 dari semula Rp2.655.000 menjadi Rp2.660.000 per gram.
Bek Persib Frans Putros Cetak Sejarah, Jadi Pemain Liga Indonesia Pertama yang Tampil di Piala Dunia

Bek Persib Frans Putros Cetak Sejarah, Jadi Pemain Liga Indonesia Pertama yang Tampil di Piala Dunia

Bek Persib Bandung, Frans Putros, mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia usai tampil di partai terakhir penyisihan grup ajang Piala Dunia 2026.
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi Tim Kyai Lodra Peraih Piala Bergilir Presiden RI, Perkuat Ekosistem Kebudayaan dan Regenerasi Reog Ponorogo

Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi Tim Kyai Lodra Peraih Piala Bergilir Presiden RI, Perkuat Ekosistem Kebudayaan dan Regenerasi Reog Ponorogo

Gubernur Khofifah beri apresiasi kepada Tim Kesenian Reog Kyai Lodra yang berhasil meraih Juara Umum Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT