GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Monyet Peliharaan Gigit Tangan Pemiliknya di Malang Hingga Luka Parah, Penyebabnya Tak Disangka-sangka

Monyet peliharaan gigit tangan pemiliknya di Malang hingga luka parah. Penyebabnya tak disangka-sangka.
Selasa, 25 April 2023 - 09:09 WIB
Monyet peliharaan gigit tangan pemiliknya di Malang hingga luka parah, penyebabnya tak disangka-sangka
Sumber :
  • Edy Cahyono-tvOne

Malang, tvOnenews.com - Monyet peliharaan gigit tangan pemiliknya di Malang hingga luka parah. Penyebabnya tak disangka-sangka. 

Seorang pria bernama Mas’ud (50) warga Jalan Satria Barat, RT 02 RW 02, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang harus menjalani perawatan di Puskesmas akibat tangan kanannya digigit monyet peliharaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian pemilik yang digigit monyet peliharaannya mulai dari kecil dirawat hingga besar diketahui sekitar pukul 15.55 WIB, Senin (24/4/2023) sore.

"Tadi saat memberikan makan monyet dalam kondisi terantai. Tiba-tiba tangan kanan saya langsung diserang hingga digigit sampai tembus ke tulang. Saya teriak-teriak sambil tangan kiri memegang tubuh si monyet dan menariknya hingga lepas," ujar Mas'ud kepada tvOnenews com, Selasa (25/4/2023).

Monyet peliharaan gigit tangan pemiliknya di Malang hingga luka parah, penyebabnya tak disangka-sangka. Dok: Edy Cahyono-tvOne

Takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan, istri korban melaporkan ke Unit Rescue Semut Ireng milk Pemadam Kebakaran Kota Malang untuk mengevakuasi monyet sebelum membawa korban ke puskesmas setempat.

Komandan Regu 2 Anang Yuwono mengatakan pihaknya laporan bahwa ada seekor monyet yang menggigit pemiliknya di daerah Balearjosari.

"Langsung kita kirim satu regu yang berjumlah 5 orang menuju lokasi yang dimaksud," kata Anang.

Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan briefing singkat untuk mengatur strategi evakuasi penangkapan monyet yang dalam kondisi leher terikat rantai sepanjang 2 meter dan rantai diikatkan di pohon depan teras rumah korban.

tvonenews

"Alhamdulillah tidak terlalu lama. Kita gunakan jerat untuk menangkap monyet dengan dibantu karung dan paranet hingga dapat di evakuasi," terangnya.

Terkait kenapa monyet peliharaan korban yang mulai dari kecil hingga besar dirawat sampai menggigit tuannya, Anang menjelaskan dari keterangan Mas'ud kalau monyet kesayangannya hampir 2 tahun ditinggal kerja di Pulau Dewata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kembali dari Pulau Dewata, tuannya merasa kangen terus memberikan makan sambil mengusap-usap kepalanya tapi malah digigit.

"Apalagi monyet peliharaan korban berjenis jantan dan masa puber (kawin) jadi sangat agresif serta mudah marah (galak)," pungkasnya. (eco/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT