News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Penyerangan Misterius di Perkebunan Banyuwangi, Korban yang Jadi Saksi Kunci Kondisinya Membaik

Kasus pembunuhan buruh perkebunan Afdeling Sumbermanggis Banyuwangi, menyisakan satu korban selamat yang jadi saksi kunci, kondisinya kritis akibat luka bacokan
Jumat, 5 Mei 2023 - 10:57 WIB
Kondisi korban selamat dari penyerangan di perkebunan Banyuwangi
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Kasus pembunuhan buruh perkebunan Afdeling Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, menyisakan satu korban selamat. Namun, kondisinya kritis akibat luka-luka bacokan. Korban yang bernama Slamet (40) harus menjalani operasi untuk memulihkan luka akibat sabetan benda tajam.

Warga Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo ini mengalami luka bacok serius di bagian punggung dan paha. Tim medis harus melakukan operasi untuk menangani luka-luka korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Korban menjalani operasi Kamis (4/5), beberapa jam setelah kejadian. Usai operasi kondisinya stabil,” kata Suryadinata, PIC Pelayanan Informasi bagian IGD RS Al Huda, Genteng, Banyuwangi.

Korban dilarikan di rumah sakit setelah ditolong sejumlah warga. Saat tiba di rumah sakit, korban dalam kondisi sadar. Namun, sangat lemas akibat kehabisan banyak darah. Saat ditangani medis, korban dalam keadaan berlumuran darah. 

“Lukanya ada yang dalam, ada yang kecil,” jelas Surya.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak medis mengimbau agar tak banyak yang mengunjungi korban. Hal ini untuk menjaga kondisi korban. 

"Kami sudah pesan ke sekuriti agar ada penanganan khusus, sehingga tidak banyak orang berkunjung," imbuhnya.

Sementara, polisi masih menunggu kesehatan korban membaik untuk melakukan pemeriksaan. Korban selamat ini merupakan saksi kunci kasus berdarah di kawasan Perkebunan Kalitlepak tersebut. Hasil penyelidikan sementara, sebelum diserang pelaku, korban tewas Bibit Prasetyo (56) dan korban selamat, Slamet (40) dipanggil oleh mandor kebun bersama satu buruh lagi berinisial DN. Sang mandor menyuruh ketiganya melakukan perawatan di kebun kedelai. Ketiganya kemudian bergegas ke lokasi.

Tak berselang lama, muncul teriakan minta tolong. Sang mandor yang bernama Andi Prastio kemudian berlari mendekat. Betapa terkejutnya, dua anak buahnya sudah tergeletak bersimbah darah. Satu tewas, satu lagi penuh luka bacok. Sedangkan, satu buruh lagi menghilang dari lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif pembunuhan ini masih misterius. Polisi juga memberikan pengamanan khusus kepada korban yang sedang dirawat di rumah sakit. 

“Tim masih memburu pelakunya. Hasil olah TKP ditemukan tiga motor dan senjata tajam,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarnapraja. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo Semprot Pengusaha, Soroti Kekayaan Indonesia yang Tak Kembali ke Rakyat

Prabowo menyoroti kondisi di mana petani, nelayan, dan buruh belum menikmati kesejahteraan yang layak seperi pengusaha meski Indonesia kaya sumber daya alam.
Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Dari Panggung Kecantikan ke Jerat Hukum Gegara Jadi Dokter Kecantikan Gadungan, Siapa Sebenarnya Jeni Rahmadial Fitri?

Sosok Jeni Rahmadial Fitri jadi sorotan usai terseret kasus medis ilegal. Berikut profil lengkap Jeni Rahmadial Fitri dan perjalanan kariernya.
Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo Klaim Banyak Negara Pengin Belajar Program MBG: Kita Jangan Jadi Bangsa Rendah Diri

Prabowo menilai pola pikir yang selalu menganggap bangsa asing lebih unggul harus diubah, karena Indonesia telah menunjukkan capaian konkret melalui program sosial berskala besar.
Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Terpopuler News: Klarifikasi Taksi Green SM Usai Disebut Pemicu Tragedi Maut KA Argo Bromo-KRL, hingga Reaksi Ignasius Jonan

Klarifikasi taksi Green SM setelah diduga menyebabkan tragedi maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL. Reaksi mantan direktur utama PT KAI Ignasius Jonan soal insiden
Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Cerita Dedi Mulyadi Rayu Susi Pudjiastuti Jadi Petinggi Bank BJB: Ratu Laut Kidul Takluk Sama Prabu Siliwangi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbagi momen merayu eks Menteri KKP atau Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti jabat Komisaris Utama Independen Bank BJB.
Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia

Rider milik Aprilia Racing, Jorge Martin, tetap tersenyum usai tes di Sirkuit Jerez meski hanya menempati urutan ke-11 catatan waktu.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT