News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Kasus Pembunuhan Kacab Bank BRI Dalami Dugaan Bonus Rp5 Miliar, Begini Kata Saksi

Salah satu saksi dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang Bank BRI berinisial MIP (37) membahas soal dugaan janji bonus mencapai Rp5 miliar.
Senin, 27 April 2026 - 20:31 WIB
Sidang pemeriksaan saksi kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kacab bank BRI, MIP (37) di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jaktim, Senin (27/4/2026)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu saksi dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan kepala cabang Bank BRI berinisial MIP (37) membahas soal dugaan janji bonus mencapai Rp5 miliar.

Awalnya, Oditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta, Mayor (Chk) Wasinton Marpaung menggali keterangan dari saksi keempat yakni Antonius Aditia Majarjuna terkait aliran dana dan kesepakatan biaya dalam rencana aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sependek yang saya ingat, waktu itu disepakati nilainya sekitar Rp60 jutaan," kata Antonius dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026).

Pertemuan pada Agustus 2025 itu sempat membahas soal dana yang dibutuhkan untuk berjalannya rencana.

Dana itu ditujukan untuk tim pelaksana di lapangan, antara lain Serka MN (terdakwa 1) dan Yohanes Joko Pamuntas (saksi 5), beserta rekan-rekannya.

Disebutkan pula bahwa uang itu dikeluarkan dari kantong pribadi Dwi Hartono (saksi 3). Ia disebutkan sebagai pihak yang menginisiasi rencana.

Pembayaran tidak langsung dilakukan. Penyerahan uang kemudian dibahas kembali pada 18 Agustus di sebuah tempat makan. 

Pertemuan itu dihadiri oleh beberapa orang antara lain adalah Dwi Hartono, Antonius, Joko, dan Serka MN. Mereka membicarakan teknis pembayaran serta waktu rencana dieksekusi.

Antonius mengatakan, Joko meminta biaya ditambah menjadi Rp200 juta. Angka itu muncul karena memperhitungkan kebutuhan lapangan.

"Habis itu Mas Joko minta tidak bisa kalau Rp60 juta, mintanya Rp200 juta," kata dia lagi.

Dwi Hartono menolak penambahan biaya itu dan menegaskan bahwa ia hanya bisa membiayai Rp60 juta.

Bahkan, jika pembayaran mencapai angka yang diminta, Dwi Hartono mengatakan agar tidak melanjutkan rencana tersebut.

Antonius kemudian mengatakan, Dwi menawarkan jika rencana berhasil dijalankan, maka akan ada tambahan imbalan.

"Pak Dwi bicara nanti kalau pekerjaan sukses, akan ada tambahan Rp5 miliar," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya diduga ada angka yang lebih besar ditawarkan. Meski demikian, Antonius tidak memahami uang pasti yang akan dikeluarkan.

"Saya tahunya besar, tapi nominal pastinya tidak paham. Yang tahu Pak Dwi sama Candy alias Ken (saksi 2)," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tabrakan Maut Kereta Api Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Paling Belakang Ringsek

Tabrakan Maut Kereta Api Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Paling Belakang Ringsek

Insiden kecelakaan maut terjadi di Stasiun Bekasi Timur setelah sebuah kereta api jarak jauh menabrak rangkaian KRL Commuter Line hingga mengakibatkan kepanikan karena sebagian gerbong ringsek.
Gagal Menang Lawan AC Milan, Spalletti Kasih Komentar Menohok soal Gaya Main Menipu Rossoneri dan Rafael Leao

Gagal Menang Lawan AC Milan, Spalletti Kasih Komentar Menohok soal Gaya Main Menipu Rossoneri dan Rafael Leao

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan pandangannya usai timnya bermain imbang tanpa gol melawan AC Milan di Stadion San Siro. Ia mengaku cukup puas.
Tinju Dunia: Junto Nakatani Siapkan Strategi Khusus untuk Tumbangkan Naoya Inoue di Perebutan Gelar Juara Kelas Bantam Super

Tinju Dunia: Junto Nakatani Siapkan Strategi Khusus untuk Tumbangkan Naoya Inoue di Perebutan Gelar Juara Kelas Bantam Super

Petinju Jepang, Junto Nakatani melakukan persiapan khusus jelang berhadapan dengan Naoya Inoue di perebutan gelar juara kelas bantam super.
Alasan Pink Spiders Resmi Rekrut Pyo Seung-ju dari Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027

Alasan Pink Spiders Resmi Rekrut Pyo Seung-ju dari Red Sparks di Liga Voli Korea 2026-2027

Menilik alasan mengapa Pink Spiders memutuskan untuk merekrut outside hitter vetera, Pyo Seung-ju yang sebelumnya membela Red Sparks di Liga Voli Korea.
Legenda AC Milan Sindir Habis Pulisic Usai Imbang Lawan Juventus: Dia yang Terburuk di Lapangan, Tak Ada Chemistry dengan Leao

Legenda AC Milan Sindir Habis Pulisic Usai Imbang Lawan Juventus: Dia yang Terburuk di Lapangan, Tak Ada Chemistry dengan Leao

Performa Christian Pulisic kembali menjadi sorotan tajam setelah AC Milan hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Juventus.
Alex Marquez Akui Jerez Sirkuit Favorit, Kunci Kemenangan di MotoGP Spanyol 2026

Alex Marquez Akui Jerez Sirkuit Favorit, Kunci Kemenangan di MotoGP Spanyol 2026

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez mengungkapkan bahwa Sirkuit Jerez menjadi salah satu favoritnya. Hal ini juga menjadi kunci kemenangannya di MotoGP Spanyol 2026.

Trending

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rekrut Pemain Baru di Liga Voli Korea 2026-2027, Bukan Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan telah mendatangkan pemain baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Namun sosok tersebut bukanlah Megawati Hangestri.
PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PBVSI Resmi Panggil 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Tiga Ajang Internasional, Ada Megawati Hangestri

PP PBVSI resmi memanggil sebanyak 17 pemain untuk memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia, termasuk Megawati Hangestri untuk tampil di tiga kejuaraan internasional pada pertengahan 2026.
Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Meski belum resmi bergabung namun nyatanya rumor bakal merekrut Megawati Hangestri mampu membuat popularitas Hyundai Hillstate melejit di media sosial jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Setelah beredar surat pemanggilan para pemain dari Persib Bandung dan Persija Jakarta, kini John Herdman dipastikan panggil 7 pemain untuk TC Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral