GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Sedih, Sudah 5 Bulan Pelaku Penganiayaan di Panceng Gresik Belum Tertangkap

Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Asis (58), di kawasan TPI Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, sejak Januari 2023 lalu, hingga kini belum ada kejelasan.
Selasa, 9 Mei 2023 - 17:19 WIB
Asis, korban dugaan kasus penganiayaan saat mendapatkan perawatan di rumah sakit Ibnu Sina Gresik.
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Kasus dugaan penganiayaan yang dialami Asis (58), di kawasan TPI Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, sejak Januari 2023 lalu, hingga kini belum ada kejelasan.

Sampai detik ini, pelaku yang diduga berinisial TM (30), yang merupakan warga Desa Campurejo, tak kunjung ditangkap (diamankan, red) oleh pihak kepolisian setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi pada 26 Januari 2023 lalu. Korban mengalami luka robek di pelipis kanan, telinga kanannya lecet, dan nyeri di bagian dada tembus ke punggung. 

Tidak hanya itu saja, akibat penganiayaan, bagian bawah mata kanan korban juga robek dan harus mendapat 4 jahitan. Akibat kebrutalan pelaku, korban sempat tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik.

Akibat kejadian tersebut, menantu korban, Adi Fahrudin (32), warga Desa Dalegan Gresik akhirnya melapor ke Polsek Panceng. Laporan diterima hingga terbit Laporan Polisi Nomor : LP/B/05/1/2023/SPKT/POLSEK PANCENG/POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 26 Januari 2023.

Namun sayangnya sampai saat ini pihak belum mendapatkan memuaskan. Keluarga korban masih menunggu kinerja polisi untuk menangkap pelaku. Bahkan, sudah beberapa kali keluarga korban mempertanyakan kelanjutan kasus tersebut.

"Jawabannya suruh sabar, katanya pelaku pasti akan ditangkap kalau sudah ketemu," ujar Danu, keluarga korban pada awak media, Selasa (9/5).

Danu sendiri menilai jika kinerja Polsek Panceng dianggapnya tidak serius melayani masyarakat. Utamanya kasus yang menimpa korban Asis.

"Dulu sudah pernah saya kasih informasi kalau pelaku bekerja di daerah Muncar, Banyuwangi. Tapi tidak ditindaklanjuti," jelasnya.

Pihak keluarga korban berharap, pelaku segera ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya di dalam penjara.

"Saya sudah capek bolak balik tanya ke Polsek, tapi tidak ada hasil sama sekali. Ini sudah lima bulan," pungkasnya.

Sementara itu terpisah, saat dikonfirmasi awak media, Kanit Reskrim Polsek Panceng Aiptu Tri Widodo mengatakan, sampai saat ini keberadaan pelaku masih dalam pencarian. 

"Kita terus gali informasi tapi belum terdeteksi," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp.

Kanit Tri sapaan akrabnya menyebutkan, belum lama ini keluarga korban datang ke kantornya untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut.

Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan pelaku ditangkap. Sebab, belum ada petunjuk yang mengarah pada pelaku. Baik melalui informasi maupun lewat nomor handphone.

"Nomor pelaku sudah ganti, kalau ada nomor yang baru akan lebih mudah mendeteksi," ungkap Tri.

Dirinya juga mengakui bahwa sempat mendapat informasi dari keluarga korban. Pelaku berada di daerah Muncar, Banyuwangi. Dia pun sudah menyuruh seseorang untuk memastikan keberadaan pelaku.

"Orang saya disana (Muncar, Red) tak suruh memastikan pelaku ada disana atau tidak. Tapi sampai sekarang belum pernah ketemu," imbuhnya.

Tri juga membantah jika disebut kehilangan jejak pelaku. Dirinya menduga keberadaan pelaku bukan di daerah Banyuwangi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tetap berusaha mencari pelaku dimana dan segera kami tangkap," pungkasnya. (mhb/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Link Live Streaming SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni vs Semarang Bank Jateng, Surabaya Samator Hadapi Sukun Badak

Link Live Streaming SBY Cup 2026, Kamis 14 Mei: LavAni vs Semarang Bank Jateng, Surabaya Samator Hadapi Sukun Badak

Link live streaming SBY Cup 2026 hari ini, di mana dua tim putra papan atas yakni LavAni akan berhadapan dengan Semarang Bank Jateng dan Surabaya Samator akan kembali unjuk gigi melawan Sukun Badak.
‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

‎Tinggalkan Timnas Indonesia U-17 dan Thailand, Vietnam Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN di Piala Dunia 2026

Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara atau ASEAN yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Kepastian itu didapat setelah Vietnam sukses menembus babak perempat final Piala Asia U-17 usai menang dramatis atas Uni Emirat Arab, Rabu (13/5).
Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Polda Metro Dipimpin Bintang Tiga, Kompolnas Minta Diimbangi Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Sebab, menurut Anam, Polda Metro Jaya memiliki dinamika sosial hingga politik yang berbeda dengan Polda wilayah lainnya.
35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun lamanya trotoar di Kota Bandung dipenuhi kios liar. Melihat hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak tinggal diam.
Dedi Mulyadi: Uang Rakyat yang Dibayarkan Lewat Pajak Harus Terdistribusi Merata

Dedi Mulyadi: Uang Rakyat yang Dibayarkan Lewat Pajak Harus Terdistribusi Merata

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara tegas soal pentingnya distribusi pajak yang transparan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Reaksi Tak Terduga Sherly Tjoanda soal Ocha, Salut dengan Siswi SMAN 1 Pontianak itu Punya Cita-cita Tinggi

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda ikut berkomentar soal isu yang lagi viral. Ocah yang jadi salah satu peserta cerdas cermat empat pilar disorot
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT