News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Semeru Keluarkan 30 Kali Letusan dalam 6 Jam Terakhir, Warga : sering Terdengar Gemuruh

Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, hingga saat ini masih cukup tinggi. Letusan disertai suara gemuruh dan guguran lava,
Rabu, 17 Mei 2023 - 14:27 WIB
Gunung Semeru Keluarkan 30 Kali Letusan dalam 6 Jam Terakhir
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, hingga saat ini masih cukup tinggi. Letusan disertai suara gemuruh dan guguran lava, masih terpantau terus hingga Rabu (17/5).Ā 

Dikutip berdasarkan laporan rutin Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Pos PVMBG Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, tercatat selama periode pengamatan mulai pukul 06.00 – 12.00 Wib, cuaca di sekitar Gunung Semeru cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah selatan, suhu udara 20-29 °C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara visual, gunung jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 300-800 meter di atas puncak kawah.

ā€œTeramati 30 kali letusan dengan tinggi 300-800 meter dan warna asap putih dan kelabu,ā€ tulis Sigit Rian Alfian dalam laporannya, Rabu (17/5).

ā€œTeramati guguran dengan jarak luncur 800 m mengarah ke tenggara. Terdengar suara gemuruh letusan hingga sedang,ā€ lanjutnya.

Sedangkan secara kegempaan, Sigit melaporkan telah terjadi 30 kali letusan, amplitudo 14-23 miilimeter, dengan durasi selama 59-106 detik. Guguran terekam telah terjadi sebanyak 1 kali dengan amplitudo 3 milimeter, durasi selama 72 detik, serta 2 kali tektonik jauh dengan amplitudo 21-25 milimeter, S-P 16-20 detik dan durasi selama 56-64 detik.

ā€œUntuk tingkat aktivitasnya, gunung Semeru masih level 3 atau siaga,ā€ tutupnya.

Sementara itu, Samsul, salah satu warga Dusun Curah Kobokan yang kini telah direlokasi ke Hunian Tetap Bumi Semeru Damai Desa Sumbermujur, mengaku jika dalam beberapa hari terakhir sering mendengar suara gemuruh dari Gunung Semeru, baik siang maupun malam.

Meskipun sudah terbiasa dengan kondisi Gunung Semeru saat ini, namun Samsul mengaku masih menyimpan rasa trauma dan takut akan terjadinya bencana erupsi susulan Gunung Semeru.

ā€œSebenarnya sih sudah terbiasa, tapi beberapa hari terakhir ini sering terdengar suara gemuruh letusan, terutama malam hari. Iya kalau pas cerah enak bisa lihat apa yang keluara dari gunung, kalau gelap apalagi saat berkabut terus terang kami juga takut. Kami masih trauma,ā€ kata Samsul.

Untuk itu, Samsul kini semakin aktif memantau perkembangan Gunung Semeru melalui grup-grup whatsaap relawan kebencanan, dengan harapan dapat memperoleh informasi yang akurat terkait perkembangan Gunung Semeru.

ā€œYa sering-sering pantau grup whatsapp relawan kebencanaan, takut ketinggalan informasi,ā€ pungkasnya.
Pada tingkat aktivitas Gunung Semeru yang masih siaga atau level 3 ini, pihak PVMBG terus menghimbau agar warga tetap selalu waspada dan berhati-hati. Warga tidak perlu panik dan tidak mudah percaya terkait informasi perkembangan aktivitas Gunung Semeru dari sumber yang tidak jelas dan belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut ini rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG untuk dipatuhi oleh warga, diantaranya larangan warga melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar), serta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (wso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.
5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

Berikut 5 shio yang diprediksi bakal mendapatkan untung besar di bulan Oktober 2026, dua di antaranya Shio Naga dan Shio Tikus. Shiomu termasuk?

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT