News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asyiknya Menikmati Wisata Padang Savana Pandanwangi Lumajang, Dijamin Instagramable

Lumajang salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kaya destinasi wisata. wisata pendakian gunung, air terjun, pemandian alam hingga wisata dan Padang Savana
Jumat, 2 Juni 2023 - 09:37 WIB
indahnya Wisata Padang Savana Pandanwangi Lumajang
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com  – Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kaya akan destinasi wisata. Rasanya memang tidak berlebihan jika kabupaten yang dijuluki Kota Pisang ini disebut sebagai surganya wisata. Betapa tidak, destinasi wisata yang ditawarkan memang cukup beragam, mulai dari wisata pendakian gunung, air terjun, pemandian alam hingga pantai dan Padang Savana Pandanwangi yang akhir-akhir ini viral.  

Terletak di ujung selatan pusat pemerintahan dan berjarak 24 kilometer dari Kota Lumajang, wisata Padang Savana Pandanwangi ini bisa ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemandangan alamnya yang indah membuat lokasi ini menjadi buruan baru warga untuk berwisata melepas kepenatan, padang savana menjadi lokasi yang layak dikunjungi. 

Pesona Padang Savana yang ada di Desa Pandawangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, ini bukan hasil buatan manusia. Padang rerumputan yang ada di lokasi ini merupakan rumput liar yang terbentang luas hingga ratusan hektar bak hamparan permadani. 

Selama ini Padang Savana memang sudah ada. Oleh masyarakat sekitar memang dijadikan lahan untuk menggembala kerbau. Lokasinya yang luas, dan memiliki beberapa kubangan air merupakan lahan yang cocok untuk menggembala kerbau hingga saat ini. 

Setelah viral di media sosial, banyak masyarakat Lumajang yang datang untuk menikmati pesona Padang Savana itu. Seperti Latifah, warga Kecamatan Kota Lumajang sengaja datang dan membuktikan sendiri keindahan Padang Savana tersebut. 

“Sebenarnya sudah lama dengar ada padang savana disini. Tahu dari media sosial tapi baru ada kesempatan hari ini kesini. Mumpung liburan panjang, "ujar Latifah kepada tvOnenews.com, Jumat (2/6). 

"Tadi berangkat jam 5 pagi, biar ndak terlalu panas. Ini sama adik dan tetangga sekitar rumah. Tempatnya memang bagus buat foto-foto," imbuhnya. 

Latifah menilai kondisi Padang Savana di Desa Pandanwangi ini masih sangat alami. Tidak ada campur tangan manusia. Dia berharap, meski nantinya akan ramai dengan pengunjung keaslian Padang Savana ini bisa tetap terjaga. 

“Harapannya sih, kalau nanti semakin ramai yang datang pengunjung tidak membuang sampah sembarangan di sini,” tuturnya.

Pantauan tim tvOnenews.com di lokasi, tak hanya penduduk lokal asal Lumajang, tak sedikit para pengunjung yang datang juga berasal dari luar kota seperti Jember, Probolinggo maupun Malang, salah satunya Beny. 

Beny, salah satu pengunjung asal Jember ini mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke lokasi wisata Padang Savana Pandanwangi ini. Tujuannya hanya satu, yakni berburu foto dan video. 

"Ini yang ke 12 kalinya saya kesini. Terus terang tempatnya ngangenin, bagus buat foto dan video," ujarnya. 

Beny menyarankan waktu yang tepat berkunjung ke Padang Savana ini adalah saat menjelang senja. Selain tidak terlalu terik, momen matahari terbenam atau sunset di lokasi ini tak kalah indahnya dibandingkan dengan tempat lainnya. 

"Kalau pengin dapat momen bagus, mending kesini sore hari menjelang petang. Sambil menunggu matahari tenggelam kita bisa menikmati kopi senja di lokasi. Pokoknya seru dan tidak mengecewakan, jangan lupa abadikan melalui foto maupun video, dijamin instagramable," jelasnya. 

Sementara itu, Toyibin warga sekitar menjelaskan jika Padang Savana tersebut merupakan lokasi pantai yang mengalami pendangkalan sehingga menjadi daratan.

"Puluhan tahun yang lalu ini adalah muara atau pancer pantai selatan. Dulu sebelum menjadi daratan, disini ada rawannya," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat akhirnya memanfaatkan kondisi itu untuk menggembala kerbau mereka. Hal itu dikarenakan, air yang terbendung di Pancer tersebut sudah bercampur dengan air tawar. 

“Lama kelamaan bercampur dengan tanah juga, lalu tumbuh rumput liar yang terhampar seperti permadani dan mengundang penasaran warga untuk mengunjunginya sampai sekarang," pungkasnya. (wso/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan hingga Ratusan Nasi Kotak

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan hingga Ratusan Nasi Kotak

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sempat mencapai Jakarta mendorong GMPK DKI membagikan puluhan ribu masker sebagai bentuk kepedulian kepada warga.
Sudah Lakukan Upgrade Mesin sebelum F1 GP Italia, Bos Ferrari Akui Mereka Masih Tertinggal dari Mercedes di Musim Ini

Sudah Lakukan Upgrade Mesin sebelum F1 GP Italia, Bos Ferrari Akui Mereka Masih Tertinggal dari Mercedes di Musim Ini

Ferrari masih menghadapi persoalan kecepatan mesin meski telah melakukan upgrade besar pada F1 GP Italia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin di Monza
Integrasikan EBT dengan Sektor Pertanian, Begini Model yang Dikembangkan Pertamina Patra Niaga di Cilacap

Integrasikan EBT dengan Sektor Pertanian, Begini Model yang Dikembangkan Pertamina Patra Niaga di Cilacap

Pemanfaatan energi terbarukan di Kalijaran, Cilacap, mulai dikembangkan untuk mendukung irigasi dan pertanian berkelanjutan. Program ini diklaim menghemat biaya hingga menekan emisi.
Era Kepemimpinan PBNU Baru Diharapkan Putus Mata Rantai Konflik Internal

Era Kepemimpinan PBNU Baru Diharapkan Putus Mata Rantai Konflik Internal

Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin resmi menahkodai PBNU usai terpilih dalam Muktamar ke-35 NU.
Buntut Penembakan 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Oleh KKB, KSAD Janji Evaluasi Perlindungan Sipil di Papua

Buntut Penembakan 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Oleh KKB, KSAD Janji Evaluasi Perlindungan Sipil di Papua

Insiden penembakan yang menewaskan tiga aparatur sipil negara oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9), mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat. 
Sokong Hilirisasi Industri Timah Lewat Perluasan Akses Pasar

Sokong Hilirisasi Industri Timah Lewat Perluasan Akses Pasar

Berbagai pihak turut ambil peran dalam memperkuat hilirisasi industri timah Indonesia dalam upaya perluasan akses pasar hingga penguatan teknologi.

Trending

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Liverpool kembali membidik winger kanan untuk memperkuat skuad. Nama Rayan dari Bournemouth masuk radar setelah kebutuhan di posisi tersebut belum teratasi.
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual

Viral, Biksu Senior Thailand Ditangkap, Dana Kuil Rp49 Miliar Diduga Diselewengkan hingga Terseret Skandal Seksual

Viral, seorang biksu senior Thailand ditangkap atas dugaan penggelapan dana kuil lebih dari Rp49 miliar. Kasus ini juga menyeret seorang perempuan dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT