GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah ABU, Terduga Teroris asal Surabaya Pernah Diamankan Densus 88 pada Tahun 2006

Ahmad Basyr Umar (ABU) terduga teroris yang ditangkap di Jalan Kalimas Madya 3, Surabaya pada Jumat (2/5) ternyata sudah pernah ditangkap oleh Densus 88 pada tahun 2006 silam.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 6 Juni 2023 - 18:33 WIB
ABU terduga teroris yang ditangkap di Jalan Kalimas Madya 3, Surabaya pada Jumat (2/5)
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Ahmad Basyr Umar (ABU) terduga teroris yang ditangkap di Jalan Kalimas Madya 3, Surabaya pada Jumat (2/5) ternyata sudah pernah ditangkap oleh Densus 88 pada tahun 2006 silam.

Hal itu disampaikan oleh Ketua RT setempat, Muhammad Abri saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp, Senin (5/5). Abri yang juga teman kecil ABU mengatakan, jika pada tahun 2006, ABU diamankan Densus 88 usai Sholat Jumat. Saat itu penangkapan juga dilakukan juga di ujung gang Kalimas Madya 3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak terkejut (penangkapan ABU), karena tahun 2006 sudah pernah ditangkap juga sama Densus 88,” ujar Abri memulai pembicaraan.

Menurut Abri, ABU lantas kembali ke kampung Kalimas Madya 3 pada tahun 2010. Saat itu, ia pulang bersama istri dan tiga anaknya. Warga pun menerima kembali ABU. Walaupun, ABU dikenal tertutup tidak komunikatif dan tidak bergaul dengan masyarakat sekitar.

Dilingkungan masyarakat, tidak ada yang mengetahui pekerjaan ABU. Namun, tetangga mengetahui jika salah satu anaknya sedang mondok di kota Solo.

“Istrinya komunikatif dan biasa aja. Kalo istrinya penjahit mas disini,” imbuh Abri.

Menurut Abri, semenjak kecil ABU memang jarang berbicara dan bergaul dengan lingkungan sekitar. Namun, ABU terkenal pintar dan sempat kuliah di ITS jurusan Teknik Kimia namun kuliahnya tidak selesai.

“Duduk di depan rumah saja jarang. Kalau ketemu kita yang menyapa duluan. Memang dari kecil begitu,” pungkas Abri.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 kembali menggerebek sebuah rumah di Surabaya dan melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku terorisme, Jumat (2/5). Penangkapan tersebut dilakukan di Jalan Kalimas Madya gang 3, Pabean Cantikan, Surabaya.

Ketua RT setempat, Muhammad Abri membenarkan penangkapan terduga teroris berinisial BU di wilayahnya. Abri menjelaskan jika saat penangkapan, ABU hendak pergi dijemput Intel Densus88 berjaket hijau ojek online (Ojol).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemarin Jumat siang (penangkapannya) ada 30 anggota kepolisian. Ditangkap di depan gang saat naik ojek online,” ujar Abri saat ditemui di kediamannya, Minggu (4/5) malam.

Usai melakukan penangkapan, Abri dihubungi oleh salah satu petugas kepolisian untuk menjadi saksi dalam melakukan penggeledahan. Menurut Abri, saat itu petugas kepolisian membawa 43 buku berbahasa Indonesia tentang jihad, satu busur panah, dan 7 anak panah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Haji Tanpa Izin Didenda 20.000 Riyal atau Sekitar Rp93 Juta

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa denda hingga 20.000 riyal atau sekitar Rp93 juta akan dikenakan kepada siapa pun yang kedapatan melaksanakan atau mencoba melaksanakan ibadah haji tanpa izin.
Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Oknum Pimpinan Ponpes di Garut Cabuli Santriwati, Polres Garut Turun Tangan

Polres Garut melakukan penyelidikan terkait dugaan pencabulan seorang satriwati oleh oknum pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat.
Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai Terkejut, Ternyata Ada Kesamaan Bahasa Papua dan Sunda, Gubernur Jabar: Oh Sama

Dedi Mulyadi sampai terkejut ketika mengetahui ada kesamaan antara bahasa Papua dan Sunda. Momen unik ini terjadi ketika Dedi Mulyadi didatangi wakil dari Papua
Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Respons Dedi Mulyadi soal Sebutan SMA Maung Dinilai "Aneh" oleh Siswa: Itu Istilah, Bukan Penamaan, Maung Itu Manusia Unggul

Begini respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal sebutan SMA Maung yang dinilai “aneh” saat diucapkan oleh siswa. 
Waduh 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Dedi Mulyadi Targetkan Secepat-cepatnya..

Waduh 82 Ribu Warga Jabar Belum Punya Listrik, Dedi Mulyadi Targetkan Secepat-cepatnya..

KDM mengatakan sebelum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, terdapat sekitar 198 ribu lebih warga yang belum memiliki listrik, dan kini tersisa 82 ribu...
Ajak Warganya Kinclongkan Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Ada Trotoar Kotor, Jangan Ada PKL yang Berantakan

Ajak Warganya Kinclongkan Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Ada Trotoar Kotor, Jangan Ada PKL yang Berantakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak warganya untuk kinclongkan Kota Bandung.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT