GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Ngelo Sayangkan Sikap Kadesnya Terkait Pembebasan Lahan Bendungan Karangnongko

Warga Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro terdampak pembangunan Bendungan Karangnongko sangat menyayangkan sikap Kepala Desa mereka yang dinilai kurang mendukung tuntutan warganya.
Senin, 19 Juni 2023 - 18:04 WIB
Warga Ngelo Sayangkan Sikap Kadesnya Terkait Pembebasan Lahan Bendungan Karangnongko
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Bojonegoro, tvOnenews.com - Warga Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro terdampak pembangunan Bendungan Karangnongko sangat menyayangkan sikap Kepala Desa mereka yang dinilai kurang mendukung tuntutan warganya. 

Sujono, salah warga Desa Ngelo mengatakan jika ada informasi terkait progress pembebasan lahan dari Pemkab setempat, warga tidak pernah diberitahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akhir-akhir ini beliaunya (pak kades) kalau ada surat atau kegiatan acara tim pembebasan lahan dari Pemkab, tidak pernah memberitahu kepada warganya. Seperti waktu kemarin ada tim pembebasan lahan pak David dari PU SDA ke sini juga tidak ada pemberitahuan ke warga atau kepada forum sebagai perwakilan masyarakat, namun tidak dilakukan, malah dia katanya pergi ke Bojonegoro," ungkap Sujono. 

"Sikap itu dinilai warga saat ini kades masa bodoh terhadap warganya, dan seolah-olah tidak mendukung kami, apalagi terkait permintaan warga yang minta relokasi," lanjutnya.

Sujono juga menegaskan bahwa warga bersama forum desa hampir tiap malam berdiskusi menanggapi tindak lanjut proses pembebasan lahan yang hingga saat ini belum ada kejelasan.

"Tiap malam kita ngobrol-ngobrol dengan warga dan telah disepakati bersama bahwa kami akan sampaikan lewat kuasa hukum kami, yakni pemkab harus menunjukkan dokumen legalitas dari kementerian terkait tuntutan warga. Kemudian juga ada musyawarah yang mufakat yg menghasilkan kesanggupan pemerintah memenuhi keinginan warga dan kesanggupan pemerintah memenuhi tuntutan warga harus di tuangkan secara tertulis," tandasnya.

Ada tiga point tuntutan warga yakni pokok warga meminta dukumen legalitas dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait KKPR, kemudian jaminan tertulis dari pemkab akan merelokasi warga sesuai permintaan.

"Jika point tuntutan warga tidak dipenuhi, maka kami tetap menolak didatangi tim pemkab dan BPN ke Desa Ngelo untuk mengukur tanah kami kedesa," tegas Sujono.

Sementara terpisah dikonfirmasi Kepala Desa Ngelo, Tri Mariyono menanggapi kalau dikatakan kurang peduli bahwa sikapnya saat ini sudah menampung aspirasi masyarakat dan sudah disampaikan ke pemkab.

"Ya mbak kurang peduli bagaimana to mbak, sosialisasi juga di jalankan terus dan ada kejadian juga baru- baru saja, kalau saya sebenarnya mengalir saja karena juga posisi menampung aspirasi masyarakat dan sudah saya sampaikan ke pemkab masalah hasil ya kita menunggu maaf itu mbak," kata Kades Tri Mulyono melalui chatting WhatsApp.

Bahkan juga ditambahkan Kades Tri Mulyono juga dimarahi pihak PU SDA karena tidak mendampingi saat tim Pembebasan lahan ke Ngelo, pada Kamis kemarin.

"Ya betul kemarin tanggal 14 hari Rabu lalu pada hari Senin sudah saya kumpulkan semua perangkat saya, dan termasuk perangkat sampaikan bahwa tanggal 14 ada pengukuran perbatasan Bangsawan Solo maka harap untuk stanby karena saya ada undangan dua tempat bila waktu nuntut saya tetap nyusul di lapangan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk rencana kegiatan progres tim Pembebasan lahan, dikatakan belum ada.

“Setelah ini kalau ada tim turun saya akan tetap dampingi apabila ada undangan akan saya wakilkan," ujarnya. (dra/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran menyebut tak meminta konsesi apa pun dari AS, melainkan hanya menyerukan penghentian perang dan pembajakan kapal kapalnya.
Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Publik terheran dengan keputusan juri terhadap seorang siswi SMAN 1 Pontianak pada ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR RI. Ini kronologinya
Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Kiai Ashari jadi Tersangka Dijerat Pasal Berlapis atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo

Viral kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Nama Kiai Ashari pun langsung menjadk menjadi sorotan kareena karena telah ditetapkan sebagai tersangka

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT